Langsung ke isi
TERBARU
Pemkab Kediri dan Polres Kediri Tanam Jagung di Gampengrejo, Perkuat Ketahanan Pangan Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Menjadi Rp2,59 Juta per Gram MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim KONI dan Pemkab Tulungagung Berikan Reward Rp190 Juta kepada 230 Atlet Berprestasi PDI Perjuangan Trenggalek Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Dongko Jeli Putra Sapu Bersih Tiga Laga, Melaju ke Perempat Final Polres Tulungagung Cup 2026 Pemkot Kediri Susun Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Cegah Kekerasan Evaluasi PEMDI 2026, Pemkot Kediri Perkuat Evidence Pemerintahan Digital Satgas Pangan Kabupaten Kediri Pastikan Stok Beras Aman, Harga Masih Sesuai HET Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri Pemkab Kediri dan Polres Kediri Tanam Jagung di Gampengrejo, Perkuat Ketahanan Pangan Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Menjadi Rp2,59 Juta per Gram MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim KONI dan Pemkab Tulungagung Berikan Reward Rp190 Juta kepada 230 Atlet Berprestasi PDI Perjuangan Trenggalek Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Dongko Jeli Putra Sapu Bersih Tiga Laga, Melaju ke Perempat Final Polres Tulungagung Cup 2026 Pemkot Kediri Susun Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Cegah Kekerasan Evaluasi PEMDI 2026, Pemkot Kediri Perkuat Evidence Pemerintahan Digital Satgas Pangan Kabupaten Kediri Pastikan Stok Beras Aman, Harga Masih Sesuai HET Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri
Olahraga

MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim

Lihat sebagai Cerita
Redaksi AZMEDIA Penulis: Redaksi AZMEDIA (Redaksi) · Jumat, 25 September 2026, 17:25 WIB · 3 menit baca · 923 kali dibaca
MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim
(Redaksi)

TRENGGALEK, AZMEDIA INDONESIA — Belum genap tiga tahun berkembang di Kabupaten Trenggalek, cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) sudah mampu menunjukkan kiprahnya di tingkat Jawa Timur. Sebanyak 12 atlet yang diturunkan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) MMA Jatim 2026 berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri atas dua emas, dua perak, dan enam perunggu.

Kejurprov MMA Jawa Timur tersebut berlangsung di GOR Soekarno-Hatta, Kota Blitar, pada 17–20 September 2026. Kontingen Trenggalek menurunkan atlet putra dan putri dari sejumlah kelas, termasuk kategori pemula.

Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi perkembangan MMA di Trenggalek yang baru dibentuk sekitar 2024. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengapresiasi hasil yang diraih para atlet.

Menurut Doding, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet serta peran para pelatih dalam membangun kemampuan para peserta didik olahraga tersebut.

"Ini luar biasa. Karena meski masih baru, MMA Trenggalek mampu unjuk gigi di level regional tingkat Jawa Timur. Ini berkat sentuhan para pelatih juga dan tentunya kerja keras latihan para atlet," kata Doding Rahmadi, Kamis (23/9/2026).

Doding mengatakan, perkembangan MMA Trenggalek menunjukkan bahwa cabang olahraga tersebut memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Para atlet yang sebelumnya belum banyak memiliki pengalaman di kompetisi tingkat provinsi kini mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

"Dan tak pernah menyangka ternyata atlet MMA Trenggalek mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur," ujar Doding.

Jadi Modal Menuju Popda dan Porprov 2027

Raihan 10 medali di Kejurprov Jatim tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi kontingen Trenggalek. Hasil tersebut juga menjadi bahan evaluasi sekaligus modal pembinaan menghadapi agenda olahraga berikutnya.

Iklan

CONTOH — Sisipan Artikel A

Doding menyebut Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 sebagai dua agenda yang menjadi sasaran berikutnya.

"Dengan raihan ini setidaknya menjadi modal untuk turun di Popda dan Porprov nanti," katanya.

Meski demikian, Doding meminta atlet dan pelatih tidak menjadikan hasil Kejurprov sebagai alasan untuk berhenti meningkatkan kemampuan. Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan latihan yang lebih terarah dan pembinaan yang berkelanjutan.

"Jangan cepat berpuas diri. Ini harus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas latihan," ujarnya.

Pembinaan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Di sisi lain, Doding mengakui pembinaan olahraga di Trenggalek masih menghadapi tantangan, salah satunya keterbatasan anggaran. Efisiensi anggaran turut berdampak terhadap dukungan hibah untuk KONI maupun organisasi perangkat daerah (OPD).

Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan upaya pembinaan atlet. Menurut Doding, prestasi yang diraih MMA Trenggalek justru menjadi dorongan untuk menjaga kesinambungan program olahraga di daerah.

"Capaian ini menjadi penyemangat. Maka dari itu saya menyambut atlet dan bangga," ujar Doding.

Dengan dua medali emas, dua perak, dan enam perunggu yang diraih dari 12 atlet, MMA Trenggalek kini memiliki capaian awal yang dapat menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Pembinaan atlet muda, peningkatan kualitas latihan, serta konsistensi mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Popda dan Porprov Jawa Timur 2027.

Berita Lainnya