Langsung ke isi
TERBARU
LIRA Jatim Turun ke Lokasi Gedung RSI Siti Aisyah Madiun, Dalami Site Plan dan Legalitas Pembangunan Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Tebar Senyum Keluar Lapas Kasus Tanah Jombangan-Pare, Kuasa Hukum Yusda Setiawan Ungkap Percakapan Ninik Utari dan Kholifatul Laila Polda Jatim Bongkar Penimbunan Solar Bersubsidi Kwarcab Kediri Buka LT III Pramuka Penggalang, 52 Regu Terbaik Bersaing Menuju LT IV Jatim DPMD Trenggalek Sambut Baik Tehnologi Teraz Desa, Dorong Digitalisasi Layanan hingga ke Masyarakat Janjikan keuntungan Trading 30 Persen Sebulan, Warga Kota Kediri Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara Pemkab Kediri dan Polres Kediri Tanam Jagung di Gampengrejo, Perkuat Ketahanan Pangan Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Menjadi Rp2,59 Juta per Gram MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim LIRA Jatim Turun ke Lokasi Gedung RSI Siti Aisyah Madiun, Dalami Site Plan dan Legalitas Pembangunan Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Tebar Senyum Keluar Lapas Kasus Tanah Jombangan-Pare, Kuasa Hukum Yusda Setiawan Ungkap Percakapan Ninik Utari dan Kholifatul Laila Polda Jatim Bongkar Penimbunan Solar Bersubsidi Kwarcab Kediri Buka LT III Pramuka Penggalang, 52 Regu Terbaik Bersaing Menuju LT IV Jatim DPMD Trenggalek Sambut Baik Tehnologi Teraz Desa, Dorong Digitalisasi Layanan hingga ke Masyarakat Janjikan keuntungan Trading 30 Persen Sebulan, Warga Kota Kediri Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara Pemkab Kediri dan Polres Kediri Tanam Jagung di Gampengrejo, Perkuat Ketahanan Pangan Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Menjadi Rp2,59 Juta per Gram MMA Trenggalek Bikin Kejutan, 12 Atlet Bawa Pulang 10 Medali dari Kejurprov Jatim
Daerah

Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri

Lihat sebagai Cerita
Redaksi AZMEDIA Penulis: Redaksi AZMEDIA (Redaksi) · Kamis, 24 September 2026, 07:20 WIB · 3 menit baca · 2.551 kali dibaca
Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri
(Humas Polri)

KEDIRI, AZMEDIA INDONESIA — Ketulusan hati Marfelino Dhuha Saputra (11), bocah kelas 5 sekolah dasar yang berjuang merawat ibunya yang mengalami kelumpuhan seorang diri, menyentuh kepedulian Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si.

Didorong rasa kepedulian terhadap kondisi warganya, AKBP Wahyudin Latif bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Ny. Ika Latif, Wakapolres Kediri, serta Kasat Lantas menyambangi kediaman Marfel di Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Selasa (22/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian jajaran Polres Kediri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit. Kehadiran polisi tidak hanya diwujudkan melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui perhatian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi warga.

Dalam suasana penuh kehangatan, AKBP Wahyudin Latif bersama istri meluangkan waktu berbincang dengan Marfel. Kapolres memberikan dukungan dan semangat kepada bocah tersebut agar tetap kuat menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus melanjutkan pendidikannya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari dan pendidikan Marfel, Kapolres Kediri juga menyerahkan tali asih berupa kebutuhan pokok serta perangkat elektronik yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Marfel. Raut haru tampak dari wajah bocah tersebut ketika menerima perhatian dari orang nomor satu di jajaran Polres Kediri itu.

Dengan polos, Marfel menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Kediri.

Iklan

CONTOH — Sisipan Artikel A

“Terima kasih Bapak Kapolres. Semoga Bapak sehat selalu dan panjang umur,” tutur Marfel.

Bagi AKBP Wahyudin Latif, turun langsung mengetuk pintu rumah warga yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai anggota Polri.

Ia menekankan pentingnya kepekaan seluruh jajaran kepolisian dalam melihat kondisi masyarakat secara langsung, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Ketika ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, Polri harus hadir dan melihat langsung kondisinya di lapangan. Apa yang kami berikan hari ini mungkin sederhana, tetapi yang paling prinsip adalah memastikan Marfel dan keluarganya tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Kami ada di sini bersama mereka,” ujar AKBP Latif.

Menurutnya, kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian. Melalui komunikasi dan interaksi secara langsung, berbagai persoalan sosial yang dialami warga dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan maupun bantuan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

Kunjungan jajaran Polres Kediri Polda Jawa Timur tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan secara materiil. Kehadiran langsung Kapolres dan jajaran juga memberikan dukungan moril bagi Marfel dan keluarganya.

Kisah Marfel menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian dari lingkungan sekitar dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang berjuang.

Melalui kunjungan tersebut, Polres Kediri menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, serta memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan, sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang humanis dan berorientasi pada kemanusiaan.

Berita Lainnya