Langsung ke isi
TERBARU
PDI Perjuangan Trenggalek Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Dongko Jeli Putra Sapu Bersih Tiga Laga, Melaju ke Perempat Final Polres Tulungagung Cup 2026 Pemkot Kediri Susun Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Cegah Kekerasan Evaluasi PEMDI 2026, Pemkot Kediri Perkuat Evidence Pemerintahan Digital Satgas Pangan Kabupaten Kediri Pastikan Stok Beras Aman, Harga Masih Sesuai HET Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri Pemkab Tulungagung Perkuat Pemerintahan Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Polres Trenggalek Edukasi Pelajar soal Risiko AI dan Media Sosial Bupati Trenggalek Dorong Ketahanan Pangan yang Selaras dengan Ketahanan Iklim Polres Trenggalek Salurkan 5.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan PDI Perjuangan Trenggalek Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Dongko Jeli Putra Sapu Bersih Tiga Laga, Melaju ke Perempat Final Polres Tulungagung Cup 2026 Pemkot Kediri Susun Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Cegah Kekerasan Evaluasi PEMDI 2026, Pemkot Kediri Perkuat Evidence Pemerintahan Digital Satgas Pangan Kabupaten Kediri Pastikan Stok Beras Aman, Harga Masih Sesuai HET Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya Seorang Diri Pemkab Tulungagung Perkuat Pemerintahan Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Polres Trenggalek Edukasi Pelajar soal Risiko AI dan Media Sosial Bupati Trenggalek Dorong Ketahanan Pangan yang Selaras dengan Ketahanan Iklim Polres Trenggalek Salurkan 5.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
AI & Digital

Polres Trenggalek Edukasi Pelajar soal Risiko AI dan Media Sosial

Lihat sebagai Cerita
Redaksi AZMEDIA Penulis: Redaksi AZMEDIA (Redaksi) · Kamis, 24 September 2026, 03:35 WIB · 3 menit baca · 1.677 kali dibaca
Polres Trenggalek Edukasi Pelajar soal Risiko AI dan Media Sosial
(TBNews)

TRENGGALEK, AZMEDIA INDONESIA — Polres Trenggalek terus meningkatkan edukasi kepada pelajar mengenai perkembangan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan media sosial yang semakin berkembang di era digital.

Edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelajar, khususnya generasi Z dan Alpha, mengenai manfaat sekaligus potensi risiko penggunaan teknologi digital.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggencarkan sosialisasi di sekolah-sekolah. Jajaran Polres Trenggalek secara rutin mendatangi sekolah setiap Senin untuk menjadi pembina upacara sekaligus memberikan edukasi mengenai perkembangan teknologi dan keamanan di ruang digital.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melalui Kasatbinmas AKP Siswanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membekali pelajar agar lebih bijak dan waspada dalam memanfaatkan teknologi.

"Hari ini kami berkunjung ke SMP Negeri 5 Trenggalek. Bertatap muka dengan para guru dan murid, edukasi tentang pentingnya pemahaman dunia digital," ungkapnya, Senin (21/9/2026).

Di hadapan ratusan siswa, AKP Siswanto menjelaskan perkembangan teknologi informasi saat ini, termasuk pemanfaatan AI yang telah digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Menurutnya, AI dapat memberikan banyak manfaat dan membantu pekerjaan manusia. Namun, perkembangan teknologi tersebut juga perlu diikuti dengan pemahaman terhadap potensi penyalahgunaannya.

Ia mencontohkan teknologi AI yang dapat digunakan untuk memanipulasi wajah dan suara seseorang. Konten hasil manipulasi tersebut dapat disertai narasi provokatif, digunakan untuk mengadu domba, maupun dimanfaatkan sebagai sarana penipuan.

Di sisi lain, AI juga semakin mudah digunakan untuk membantu menjawab berbagai pertanyaan atau tugas sekolah. Kemudahan tersebut, menurutnya, perlu disikapi secara bijak agar tidak membuat pelajar kehilangan kemauan untuk belajar secara mandiri.

Iklan

CONTOH — Sisipan Artikel A

"Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai generasi masa depan kita menjadi korban," imbuhnya.

Selain AI, perkembangan media sosial juga menjadi perhatian dalam edukasi tersebut. Hampir semua kalangan, termasuk pelajar, kini memiliki akses terhadap berbagai platform media sosial.

AKP Siswanto menjelaskan bahwa media sosial dapat memberikan manfaat apabila digunakan secara tepat. Namun, penyalahgunaan media sosial dapat menimbulkan berbagai dampak, termasuk persoalan hukum.

Karena itu, para pelajar diminta lebih berhati-hati dalam membuat, menerima, maupun menyebarkan informasi di media sosial.

"Jika ada sesuatu hal yang mencurigakan saat bermedia sosial, silakan bertanya kepada para guru. Jangan mudah terpancing oleh unggahan yang tidak jelas sumbernya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pelajar mengenai potensi cyberbullying atau perundungan di ruang digital. Praktik tersebut dapat dilakukan melalui akun pribadi maupun akun palsu, misalnya dengan mengolok-olok atau mempermalukan orang lain di media sosial.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya dapat berdampak buruk terhadap korban, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan bagi pelakunya.

Polres Trenggalek berharap kegiatan edukasi yang dilakukan secara rutin di lingkungan sekolah dapat meningkatkan kesadaran pelajar dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Dengan pemahaman tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memilah informasi, menjaga etika di ruang digital, serta memahami konsekuensi dari setiap aktivitas yang dilakukan di internet.

Berita Lainnya