Waspada! 9 Kecamatan di Tulungagung Ini Rawan Bencana Di Musim Penghujan,

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Desember 2023 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Antisipasi bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mulai siaga memasuki musim penghujan.
Berdasarkan data, ada sembilan Kecamatan di Tulungagung rawan mengalami bencana hidrometeorologi.
Diketahui ada tiga jenis bencana meteorologi yang kerap muncul, meliputi banjir, puting beliung dan tanah longsor.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan, kondisi cuaca saat ini tengah memasuki awal musim penghujan.
Yang mana pada musim penghujan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi semakin meningkat.

IMG 6415 Waspada! 9 Kecamatan di Tulungagung Ini Rawan Bencana Di Musim Penghujan,

Berdasarkan kasuistik, setidaknya ada tiga bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di Tulungagung. Diantaranya yakni bencana banjir akibat intensitas hujan tinggi, angin puting beliung dan tanah longsor di wilayah pegunungan.

Baca Juga :  Taktik Polres Tulungagung dalam Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi

“Saat ini kami sudah mulai mengantisipasi terkait dampak dari bencanahidrometeorologi yang biasa terjadi saat musim penghujan di Kabupaten Tulungagung,” jelasnya Selasa (5/12/2023).

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya melakukan pemetaan wilyah untuk mempermudah dalam mengantisipasi datangnya bencana hidrometeorologi.

Diketahui untuk bencana puting beliung biasanya terjadi di Kecamatan Boyolangu, Sumbergempol, Ngunut dan Rejotangan. Lalu untuk bencana banjir rawan terjadi di Kecamatan Pucanglaban, Campurdarat dan Besuki. Lalu bencana tanah longsor rawan terjadi di area pegunungan sisi barat Tulungagung yakni Kecamatan Pagerwojo dan Sendang.

Sembilan kecamatan rawan bencana hidrometeorologi itu terus dipantau oleh petugas apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Sudah kami petakan, wilayah rawan itu ada di sembilan kecamatan. Tahun kemarin juga yang rawat tetap sembilan kecamatan itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Jelang Pendaftaran Calon, Satu Persatu Rekom Parpol Turun ke Mardinoto.

Selain melakukan pemetaan, pihaknya juga telah mempersiapkan kebutuhan logistik serta kebutuhan lainnya untuk korban terdampak bencana.

Bantuan tersebut diperoleh dari Pemprov Jatim sebagai upaya antisipasi bencanahidrometeorologi. Diketahui bantuan ini terdiri dari 10 item meliputi makanan siap saji, tambahan gizi, lauk pauk, tenda posko, terpal, air mineral, jas hujan, selimut, veilbed dan tenda pengungsi.

Bencana hidrometeorologi ini bisa terjadi sewaktu-waktu selama musim penghujan ini. Kami sudah berikan sosialisasi, jadi masyarakat sudah tahu harus berbuat apa jika bencana tersebut terjadi,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB