Kapolsek Boyolangu AKP Tarmadi Diduga Abaikan Laporan Warga Terkait Kegiatan Perjudian

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, AZMEDIA.CO.ID – Kapolsek Boyolangu, AKP Tarmadi, diduga mengabaikan laporan dari masyarakat terkait dugaan praktik perjudian yang terjadi di wilayah hukumnya. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Kamis, 10 April 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, ketika seorang warga berinisial D mencoba melaporkan aktivitas mencurigakan tersebut secara langsung melalui sambungan telepon.

Menurut keterangan D, saat menghubungi Kapolsek, AKP Tarmadi justru memberikan respon yang dinilai tidak pantas. D menirukan ucapan Kapolsek yang menyatakan dirinya tidak mengetahui adanya praktik perjudian dan menyarankan agar hal itu ditanyakan langsung ke Polres Tulungagung, dengan nada tinggi. Setelah menyampaikan hal tersebut, sambungan telepon langsung diputus oleh AKP Tarmadi.

“Saya hanya ingin memberikan informasi demi keamanan bersama, tapi justru mendapatkan perlakuan seperti itu,” ujar D saat diwawancarai, Jumat (11/4).

Baca Juga :  742 Pemilih Nyoblos di TPS Lapas Tulungagung, Begini Persiapan dari KPU Tulungagung

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, berdasarkan tugas dan fungsinya, seorang Kapolsek bertanggung jawab untuk memimpin, membina, mengawasi, mengatur, dan mengendalikan satuan organisasi di lingkungan Polsek serta melayani masyarakat, khususnya dalam hal penegakan hukum dan keamanan wilayah. Kapolsek juga berkewajiban menindaklanjuti setiap laporan dari warga.

D membandingkan sikap AKP Tarmadi dengan Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, yang dinilai lebih terbuka, santun, dan responsif terhadap keluhan maupun informasi dari masyarakat. AKBP Taat bahkan secara terbuka mendorong warga untuk segera melapor ke pos polisi terdekat jika menemukan potensi pelanggaran hukum di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Besaran UMK 2026 Jawa Timur: Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah

Sementara itu, tokoh agama yang enggan disebutkan namanya secara lengkap, namun dikenal dengan panggilan Gus M, turut angkat bicara terkait kondisi ini. Ia mengungkapkan bahwa praktik perjudian di wilayah Boyolangu memang telah berlangsung cukup lama, bahkan tetap beroperasi selama bulan Ramadan.

“Sudah sering terdengar, bahkan saya pun merasa miris karena belum ada tindakan nyata yang dilakukan,” ujar Gus M.

Terkait kejadian ini, D berencana melaporkan tindakan AKP Tarmadi ke Propam dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur, guna mendapatkan perhatian serta penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Boyolangu belum memberikan klarifikasi resmi atas tuduhan tersebut.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG
Dari Kota Marmer ke Pasar Nasional: Perajin Tulungagung Naik Kelas
UMKM Tulungagung Bergerak: Dari Kualitas Produk Menuju Peluang Mancanegara
Anggaran Mengetat, Desa Sawo Tulungagung Bangun Kios Desa: Dorong Warga Berjualan, Bidik PADes

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:46 WIB

Dari Kota Marmer ke Pasar Nasional: Perajin Tulungagung Naik Kelas

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB