Besaran UMK 2026 Jawa Timur: Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 untuk 38 daerah di Jawa Timur. Keputusan tersebut ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan berlaku mulai 1 Januari 2026.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, wilayah yang berada di kawasan industri atau ring 1 Jawa Timur masih mendominasi posisi teratas. Kota Surabaya kembali menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur.

Sementara itu, sejumlah kabupaten di wilayah tapal kuda dan Madura masih berada di kelompok UMK terendah.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daftar UMK 2026 di 38 Kabupaten/Kota Jawa Timur:

  1. Kota Surabaya – Rp5.288.796

  2. Kabupaten Gresik – Rp5.195.401

  3. Kabupaten Sidoarjo – Rp5.191.541

  4. Kabupaten Pasuruan – Rp5.187.681

  5. Kabupaten Mojokerto – Rp5.176.101

  6. Kabupaten Malang – Rp3.802.862

  7. Kota Malang – Rp3.736.101

  8. Kota Pasuruan – Rp3.555.301

  9. Kota Batu – Rp3.562.484

  10. Kabupaten Jombang – Rp3.320.770

  11. Kabupaten Tuban – Rp3.229.092

  12. Kota Mojokerto – Rp3.208.556

  13. Kabupaten Lamongan – Rp3.196.328

  14. Kabupaten Probolinggo – Rp3.164.526

  15. Kota Probolinggo – Rp3.045.172

  16. Kabupaten Jember – Rp3.012.197

  17. Kabupaten Banyuwangi – Rp2.989.145

  18. Kota Kediri – Rp2.742.806

  19. Kabupaten Bojonegoro – Rp2.685.983

  20. Kabupaten Kediri – Rp2.651.603

  21. Kota Blitar – Rp2.639.518

  22. Kabupaten Tulungagung – Rp2.628.190

  23. Kota Madiun – Rp2.588.794

  24. Kabupaten Lumajang – Rp2.578.320

  25. Kabupaten Blitar – Rp2.567.744

  26. Kabupaten Nganjuk – Rp2.564.627

  27. Kabupaten Ngawi – Rp2.556.815

  28. Kabupaten Magetan – Rp2.553.866

  29. Kabupaten Sumenep – Rp2.553.688

  30. Kabupaten Madiun – Rp2.553.221

  31. Kabupaten Bangkalan – Rp2.550.274

  32. Kabupaten Ponorogo – Rp2.549.876

  33. Kabupaten Trenggalek – Rp2.530.313

  34. Kabupaten Pamekasan – Rp2.528.004

  35. Kabupaten Pacitan – Rp2.514.892

  36. Kabupaten Bondowoso – Rp2.496.886

  37. Kabupaten Sampang – Rp2.484.443

  38. Kabupaten Situbondo – Rp2.483.962

Baca Juga :  Cuaca Buruk, Pemotor Jadi Korban tertimpa pohon tumbang di Tulungagung

Dengan penetapan ini, Surabaya kembali menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur, sementara Situbondo menempati posisi terendah. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan pekerja agar kebijakan ini dapat diterapkan secara optimal.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri
Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional
Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital
Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS
Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah
Dari Sampah Jadi Berkah: Cara Panggungharjo Menyalakan Ekonomi Warga
Dari Dapur Palembang ke Pasar Dunia: Strategi Produk Pempek Halal Tembus Ekspor
Investasi di Tulungagung Diproyeksi Naik 2026, Perikanan Kian Jadi Magnet

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:19 WIB

PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:49 WIB

Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:52 WIB

Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:27 WIB

Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:40 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Cara Panggungharjo Menyalakan Ekonomi Warga

Berita Terbaru