Gudang Produksi Kacang Atom Panda di Kedungwaru Dilalap Api, Kerugian Capai Rp25 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA– Kebakaran melanda sebuah pabrik pengolahan Kacang Atom Panda yang berada di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu pagi (10/1/2026). Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada sarana produksi dan menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat aktivitas produksi tengah berlangsung. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pabrik milik Imam Basori tersebut sedang melakukan proses penggorengan kacang ketika api tiba-tiba muncul dari area dapur produksi.

Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso, menjelaskan bahwa dugaan awal kebakaran dipicu oleh tungku penggorengan yang masih menyala. Minyak goreng yang tumpah diduga tersambar percikan api dari wajan, sehingga api dengan cepat menjalar ke sekitar area produksi.

“Pada saat kejadian, proses penggorengan masih berjalan. Tumpahan minyak diduga menjadi pemicu utama api membesar,” jelas Bambang.

Upaya pemadaman sempat dilakukan oleh para pekerja menggunakan peralatan seadanya. Namun karena api terus membesar dan sulit dikendalikan, pihak pabrik akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 09.40 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pemadam kebakaran segera diberangkatkan ke lokasi sekitar pukul 09.50 WIB dan tiba beberapa menit kemudian. Petugas langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit truk tangki untuk memastikan ketersediaan air selama proses pemadaman.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas Jelang Pemilu 2024 Olah Raga Bersama TNI Polri di Kabupaten Kediri

“Penanganan berlangsung kurang lebih 40 menit. Api berhasil kami jinakkan sepenuhnya sekitar pukul 10.40 WIB,” ungkapnya.

Setelah api padam, petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, khususnya pekerja pabrik, guna memastikan kronologi dan penyebab kebakaran. Dari hasil pendataan sementara, satu unit tungku penggorengan dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat insiden tersebut.

“Kami kategorikan kebakaran ini sebagai tingkat sedang. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta,” pungkas Bambang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pihak pemadam kebakaran mengimbau pelaku usaha untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, khususnya pada penggunaan peralatan produksi yang melibatkan api dan bahan mudah terbakar.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri
Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional
Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital
Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS
Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah
Dari Sampah Jadi Berkah: Cara Panggungharjo Menyalakan Ekonomi Warga
Dari Dapur Palembang ke Pasar Dunia: Strategi Produk Pempek Halal Tembus Ekspor
Investasi di Tulungagung Diproyeksi Naik 2026, Perikanan Kian Jadi Magnet

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:19 WIB

PHK Tak Mematahkan Langkah: UMKM Besek Bambu Jombang Kini Kirim ke Luar Negeri

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:49 WIB

Konsisten Kelola Sampah, Kampung di Surabaya Tembus ProKlim Lestari Tingkat Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:52 WIB

Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:27 WIB

Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:40 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Cara Panggungharjo Menyalakan Ekonomi Warga

Berita Terbaru