Cedera Usai Latihan Pencak Silat, Pelajar di Tulungagung Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Alami cidera usai latihan pencak silat, seorang pelajar inisial RB, usia 15, warga Kecamatan Ngunut Tulungagung meninggal dunia di Rumah Sakit, pada Rabu (22/11/2023).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen (dibaca rongsen, Red), tulang belakang korban mengalami bengkok tepat di bagian atas tulang ekor.
Keluarga Korban inisial PP mengatakan, sebelumnya korban mengikuti pencak silat di sekolahnya pada Sabtu (18/11/2023)

IMG 6150 Cedera Usai Latihan Pencak Silat, Pelajar di Tulungagung Meninggal Dunia

Usia latihan, korban mengeluhkan alami sakit pada punggung bagian bawah kepada keluarganya.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat itu, anggapannya hanya kecetit biasa. Kami juga sudah membeli beberapa obat pereda nyeri untuk korban. Tapi setelah diberi obat tidak mengurangi rasa sakit yang dialami korban,” jelasnya Rabu (22/11/2023).

Esok harinya, Minggu (19/11/2023), kondisi korban semakin memburuk, lemas dan tubuh korban membiru di beberapa bagian.

Baca Juga :  Kapolsek Boyolangu AKP Tarmadi Diduga Abaikan Laporan Warga Terkait Kegiatan Perjudian

Tak hanya itu, korban pun tidak nafsu makan dan langsung muntah ketika memaksakan diri untuk makan.

“Saat itu langsung membawa korban ke RS Era Medika. Dari pemeriksaan, ternyata saturasi korban hanya 67 persen sehingga harus diselang oksigen,” ucapnya.

Berdasarkan pemeriksaan rontgen, diketahui tulang belakang korban tepat bagian atas tulang ekor mengalami pembengkokan.

Namun setelah menjalani perawatan medis, kondisi korban sempat membaik.

“Korban juga sudah bisa duduk dan jalan-jalan. Tapi tak berselang lama korban mengalami kejang hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” paparnya.

Merasa janggal akan meninggalnya korban, pihak keluarga melaporkan kejadian yang dialami ke pihak Polres

Jenazah korban pun dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk observasi.

Diketahui korban sempat mengigau menyebut nama dari diduga pelaku penganiayaan yang dialaminya.

Baca Juga :  Menyongsong Pilkada dan Pilgub 2024, KPU Tulungagung siapkan pembentukan badan ADHOC.

“Selama ini korban tidak memiliki riwayat sakit. Makanya, keluarga curiga ada penyebab lain atas meninggalnya korban,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Muchammad Nur membenarkan bahwasannya keluarga korban telah membuat laporan di Mapolres Tulungagungterkait kejanggalan kematian RB.

Kronologinya sendiri, pihaknya tengah mengumpulkan berbagai informasi dan mendalami kasus tersebut.

“Sementara kami masih mendalami kronologi kasus ini dan saat ini keluarga sedang membuat laporan,”

Disinggung ihwal rencana autopsi untuk menguak penyebab kematian korban, Nur mengungkapkan bahwa terkait autopsi pihak kepolisan akan melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban.

Yang mana untuk melakukan otopsi sendiri membutuhkan persetujuan dari pihak keluarga.

“Kami menunggu dari keluarga korban untuk melakukan autopsi,”

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB