TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Bangsa indonesia baru saja melaksanakan Pemilu 2024.
Dimana tahapannya saat ini, sudah sampai pada pelaksanaan rekapitulasi perolehan suara pada tingkat KPU RI dan hasilnya diumumkan pada 20 Maret 2024 (Rabu).
Calon terpilih hasil Pemilu 2024 baru akan memulai tugasnya pada akhir tahun ini.
Hiruk pikuk pelaksanaan Pemilu 2024 masih menggema dan masih menjadi pembicaraan hangat setiap lapisan masyarakat. Tapi diketahui juga jika dibalik hiruk pikuk pelaksanaan Pemilu 2024 yang belum selesai ini, masyarakat Indonesia di tahun yang sama, juga akan dihadapkan dengan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak Salah satunya di Kota “cethe” Tulungagung

Selain Tulungagung masih ada 414 kabupaten melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ini, teleh ditetapkan berdasarkan Keputusan KPU, Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bicara Tulungagung , Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2024 diperkirakan sebanyak 858.807 orang, dengan jumlah pemilih laki-laki 427.303 orang dan pemilih perempuan 431.504 orang,.
Dengan jumlah pemilih yang mendekati angka satu Juta tentunya mereka memiliki harapan besar kepada Kepala Daerah terpilih nantinya.
Ahmad Dardiri penasehat LSM AM2 Kahuripan Tulungagung mengatakan
masyarakat Kompak mendorong adanya Bupati dan Wakil Bupati yang loyal dan setia kepada masyarakat terutama berkaitan dengan kebutuhan rakyat pada umumnya.
Sarat dimaksud diantaranya Kepala Daerah harus Tegak lurus pada UU dan hirarkinya, Patuh pada norma Good Governance sesuai undang-undang, tegas dalam memimpin daerahnya, tulus dan trimo dengan gaji atau tunjangan sesuai anggaran.
Dardiri menambahkan, Bupati Tulungagung kedepan bisa Menghapus budaya setoran prosentase belanja proyek yang selama ini sering terjadi, sehingga banyak kepala daerah harus berurusan dengan KPK.
“Dari sini kita bisa mengkoreksi dan memilah mana yg layak jadi pemimpin di Tulungagung nantinya” pungkas dia.













