Buah Kepel Termasuk Buah Langka di Keraton, Ternyata Buah Ini Juga Ada Tulungagung, WOW..

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Buah kepel adalah buah khas orang keraton serta dulunya hanya dimiliki oleh orang-orang yang berada di lingkup kerajaan. Hingga saat ini buah kepel dianggap sebagai buah khas atau buah asli keraton yogyakarta.

Screenshot 120 46877680 Buah Kepel Termasuk Buah Langka di Keraton, Ternyata Buah Ini Juga Ada Tulungagung, WOW..

Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta bahwa pernyataan tersebut telah ditetapkan oleh Gubernur Yogyakarta dalam Keputusan Gubernur kepala DIY No.385/KPTS/1992 tentang Penetapan Indentitas Flora dan Fauna DIY.

Spesies ini tergolong dalam daftar flora yang dilindungi dalam Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1999 dan belum terdaftar IUCN Red List, namun keberadaannya saat ini jarang ditemui.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain buah ini khas dari keraton Yogya, ternyata buah kepel juga terdapat di beberapa daerah di kabupaten Tulungagung dengan kepemilikan pohon buah pribadi bukan yang di budidayakan.

Baca Juga :  Komisioner KPU Akui Tidak Semua Rekom Di Akomodir

Tetapi tetap jarang juga orang yang memiliki pohon buah ini di Tulungagung. Sebab beberapa orang kurang suka dan kurang tertarik dengan buah kepel, karena memiliki bau dan rasa buah yang wangi.

Buah kepel memiliki beberapa nama julukan untuk di daerah luar Yogyakarta, yaitu Kecidul,, simpol, burahol dan turalak. Selain itu, buah kepel memiliki sebutan dalam Bahasa Inggris dengan nama Kepel Aple.

Buah kepel masuk kedalam keluarga flora Annonaceae yang satu keluarga dengan buah sirsak.

Karakteristik dari buah kepel memiliki batang pohon yang menjulang tinggi hingga 25 meter dengan diameter 40 cm.

Untuk daun pohon buah Kepel sendiri memiliki bentuk daun yang menyirip dengan panjang daun 12-27 cm. Lebar dari daunya sendiri memiliki ukuran 5-9 cm.

Baca Juga :  1.090 CJH Tulungagung Sudah Melunasi BPIH, Inilah Syarat Khusus untuk Mengajukan Pendamping Haji

Warna daun pohon buah kepel sendiri memiliki daun dengan warna hijau tua kecoklatan. Sama halnya dengan buah pohon kepel, bunga buah ini juga tumbuh pada batang pohon.

Bunga pada tumbuhan ini pada umumnya berbau harum dengan jenis bunga tunggal. Bunga jantan terdapat pada bagian atas atau cabang yang tua dengan bergerombol 8 sampai 16.

Bentuk buahnya sendiri memiliki bentun bulat lonjong dengan warna coklat keabu-abuan dan apabila sudah tua atau matang akan berubah menjadi coklat tua.

Untuk pohon buah kepel sendiri di Tulungagung masih bisa ditemui di Desa Banjarsari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB