Kawasan Perkantoran Belga Ibarat Gurun Pasir, DPRD Tulungagung Pengin Ditambah yang Hijau-hijau

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Kawasan perkantoran baru yang berada di eks Belga Kabupaten Tulungagung bukannya tanpa kekurangan.
Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Asrori membeberkan area perkantoran yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp4,1 miliar (M) itu masih terdapat beberapa kekurangan.
Diantaranya mulai lantai atas gedung yang cukup berhawa panas, kurangnya sumur resapan yang membuat kawasan tersebut tergenang saat hujan turun, hingga kondisi kawasan tersebut yang masih gersang.
“Kondisi di luar kan panas juga ini, kita ingin ada beberapa pohon. Syukur kalau ada tamannya sekalian, jadi biar adem,” jelasnya, saat melakukan kunjungan ke kawasan eks Belga, Kamis (1/2/2024).

IMG 20240201 WA0027 1494651114 Kawasan Perkantoran Belga Ibarat Gurun Pasir, DPRD Tulungagung Pengin Ditambah yang Hijau-hijau

Memang, kawasan perkantoran yang rampung dibangun pada akhir tahun 2023 itu masih belum ada satupun pohon yang berdiri. Sehingga sangat lumrah, jika kondisinya cukup panas terutama saat berada di luar ruangan.

Baca Juga :  Pemkab Kediri Fasilitasi Anak Tanpa Akta Kelahiran untuk Kembali Bersekolah

Asrori memastikan pihaknya akan memberikan lampu hijau jika kawasan tersebut bisa dibangun sebuah taman.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kekurangannya seperti AC itu mungkin OPD yang menempati bisa menyiapkan sendiri. Namun jika OPD tidak mampu menganggarkan sendiri seperti membangun taman, nanti secepatnya akan dianggarkan,” katanya.

Politikus Partai Golkar itu juga mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah ditunjuk untuk menempati gedung perkantoran yang sudah dibangun segera boyong (pindah).

Karena sampai Kamis kemarin, masih ada Inspektorat Tulungagung saja yang sudah pindah dari kantor lama yang berada di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu ke kawasan perkantoran Belga.

Sarana yang sudah dibangun dengan dana miliaran itu harus segera digunakan dengan sebaik-baiknya. Bahkan, Asrori memberikan target, yaitu selama satu bulan kedepan semua gedung perkantoran belga harus sudah ditempati.

Baca Juga :  70 Ponpes di Tulungagung Sudah Kantongi Izin dari Kemenag RI

“Kita target, satu bulan kedepan harus boyong kesini semuanya. Eman-eman kan kalau sudah dibangunkan gedung sebagus ini tapi tidak segera dilengkapi,” jelasnya.

Sementara pada tahun ini, Pemkab Tulungagung juga bersiap membangun dua gedung perkantoran baru lagi yakni untuk Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagun serta Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung.

“Karena ada beberapa dinas yang belum memiliki kantor, sebut saja Dinsos dan Dinas KBPPA. Karena selama ini masih nebeng di Rejoagung sana,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB