PLTN Ditargetkan Akan Masuk Sebelum 2040 Sebagai Sumber Tenaga Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Pemerintah tengah mendorong pengembangan PLTN untuk menuju transisi energi.PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengatakan, energi nuklir diperkirakan akan masuk dalam sistem tenaga listrik sebelum 2040 untuk memenuhi kebutuhan energi bersih di Indonesia.

IMG 6147 PLTN Ditargetkan Akan Masuk Sebelum 2040 Sebagai Sumber Tenaga Listrik

“PLN sudah ada rencana untuk memasukkan nuklir ke dalam sistem. Kami memperkirakan nuklir akan dimasukkan ke dalam sistem sebelum 2040,” kata Manajer Transisi Energi PLN Arionmaro Asi Simaremare dalam ESG Conference by Maybank Sekuritas ‘Greener Indonesia: A Path to Carbon Neutral’, di Jakarta

Baca Juga :  Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

Arion menjelaskan rencana tersebut sejalan dengan rencana Kementerian ESDM dan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia dalam transisi menuju ke energi bersih.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski nuklir kerap dilihat sebagai sumber terakhir, saat ini nuklir sudah dinilai sebagai salah satu sumber untuk penyediaan energi, khususnya di biang kelistrikan,” katanya.

Baca Juga :  Daftar Teknologi Yang Kemungkinan Memicu Keributan di 2024

Kementerian ESDM sendiri menargetkan pengembangan tenaga nuklir akan dikomersilkan mulai 2032.

Pengembangan nuklir dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik nasional.

Penggunaan PLTN juga dinilai lebih baik ketimbang pembangkit listrik tenaga fosil karena reaksi yang dihasilkan dari reaktor nuklir tidak mengeluarkan karbon dioksida. Hal tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia nol emisi karbon pada 2060.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digitalisasi Retribusi Pasar Tulungagung: Antara Transparansi, Keadilan, dan Tantangan Pedagang Kecil
Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital
Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS
Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah
Indonesia Memimpin Etika Digital: Grok Diblokir Sementara Demi Perlindungan Publik
Biar Makin Cerdas Digital: 4 Cara Cepat Bedakan Foto AI dan Foto Nyata
Pemblokiran Aplikasi China Meluas, Ini Latar Belakangnya
Ancaman Siber Telekomunikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:10 WIB

Digitalisasi Retribusi Pasar Tulungagung: Antara Transparansi, Keadilan, dan Tantangan Pedagang Kecil

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:52 WIB

Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:27 WIB

Dari Tunai ke Nontunai: Pedagang Pasar di Tulungagung Mulai Andalkan QRIS

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:07 WIB

Menyiapkan Generasi Digital: Depok Dorong Pembelajaran AI dan Coding di Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:25 WIB

Indonesia Memimpin Etika Digital: Grok Diblokir Sementara Demi Perlindungan Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB