Wakapolda Jatim Turut Serta Pada Puncak Penanaman Mangrove Nasional di Pasuruan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN –AZMEDIA.CO.ID. Puncak penanaman Mangrove Nasional secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo juga diikuti oleh Forkopimda Jawa Timur.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak yang mendampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf turut serta dalam kegiatan tersebut di Kabupaten Pasuruan.

Di lahan seluas 40 hektare, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur itu menanam 10 ribu bibit mangrove di Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sebelum mengikuti zoom clouds meeting yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama pak Wagub Jatim dan jajaran forkompida Kabupaten Pasuruan mendampingi bapak Pangdam V Brawijaya,melaksanakan penanaman bibit Mangrove yang hari ini secara serentak di 37 Provinsi dilaksanakan,”ujar Brigjen Pol Yusep, usai kegiatan penanaman mangrove di Pasuruan, Senin (15/5).

Baca Juga :  "Ke Luar Negeri Sekarang Bisa Naik Bus DAMRI, Tarif Rp 300.000"

Brigjen Pol Yusep Gunawan juga mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh anggota TNI – Polri kali ini dalam rangka puncak penanaman bibit Mangrove Nasional.

“Seperti disampaikan oleh bapak Panglima TNI melalui zoom meeting tadi, TNI – Polri telah menanaman 1 juta lebih bibit mangrove secara serentak di 37 Provinsi, di 370 titik hari ini,” ujar Wakapolda Jatim.

Sementara itu,Presiden RI saat zoom meeting menyampaikan penanaman mangrove di seluruh tanah air ini penting untuk merehabilitasi hutan mangrove.

Baca Juga :  Pemerintah kabupaten nganjuk memberikan bansos BSM kepada 140 siswa dari siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) se Kabupaten Nganjuk yang dipusatkan di Aula MAN 2 Nganjuk

“Hutan mangrove di Indonesia terluas di dunia 3,3 juta hektare yang sebagian juga perlu di rehabilitasi perlu diperbaiki,” kata Presiden di Jakarta.

Lebih jauh disampaikan, mangrove di Indonesia harus dirawat dan dipelihara, sehingga tidak sampai ada hutan mangrove yang rusak.

Karena lanjut Presiden Jokowi, mangrove penting mengembalikan habitat untuk hewan dan melindungi area pesisir dari kemungkinan adanya perubahan iklim.

“Saya menyampaikan terima kasih sebesar besarnya TNI Polri dan juga pecinta lingkungan, pegiat lingkungan yang telah bersama sama merehabilitasi hutan mangrove kita yang perlu diperbaiki,” tutup Jokowi. (*)

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB