Update Harga Cabai dan Beras di Tulungagung Meroket Usai Pemilu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Harga bahan pokok jenis beras di Tulungagung meroket melebihi harga eceran tertinggi (HET) setelah Pemilu 2024.
Selain komoditi beras, harga cabai juga mengalami peningkatan dua kali lipat dari harga normal.
Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Zaenu Mansyur mengatakan, harga bahan pokok komoditi beras alami peningkatan. Utamanya harga beras kategori medium yang naik melebihi HET.
Diketahui HET beras medium sekitar Rp 10.900 perkilogram. Namun harga beras medium di pasaran mencapai Rp 15 ribu perkilogram. Berdasarkan laporan, harga beras terus alami kenaikan sejak satu minggu terakhir pasca pelaksanaan Pemilu 2024.
“Sudah sepekan terakhir ini harga beras mengalami kenaikan, saat ini harganya bahkan mencapai Rp 14.500 perkilonya ditingkat para pedagang dan diyakini terus meningkat,” jelasnya Kamis (22/2/2024).

65d1664180cae Update Harga Cabai dan Beras di Tulungagung Meroket Usai Pemilu

Hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti apa penyebab kenaikan harga beras. Yang mana stok ketersediaan beras sendiri terhitung banyak di pasaran.

Baca Juga :  Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Pelaksanaan operasi pasar pun rutin digelar agar dapat menekan harga beras yang kian meroket.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berkerjasama bersama Bulog, pihaknya mengoptimalkan mitra Bulog di pasaran.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Diketahui dalam segi tingkat konsumsi, masih belum ada lonjakan kebutuhan dari beras medium.

“Maka dari itu, kami tidak tahu pasti apa penyebab harga beras medium ini mengalami peningkatan. Apalagi beebagai upaya untuk menekan harga beras medium terus kami lakukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Usulkan Anggaran Pembangunan Jalan Sirip JLS Tulungagung

Tak hanya beras, harga bapok jenis cabai rawit juga mengalami peningkatan dari harga normal. Yang mana kenaikan harga cabai rawit ini telah terjadi sejak awal bulan Februari lalu.

Diketahui harga cabai rawit naik mencapai dua kali lipat dari harga normal. Kini harga cabai rawit di pasaran sudah bertengger Rp 65 ribu perkilogram.

Sementara harga normal cabai rawit hanya sekitar Rp 30 ribu perkilogram. Berdasarkan laporan, kenaikan harga cabai rawit ini terjadi dari harga tengkulak yang juga naik.

“Informasinya dari tengkulak harganya sudah tinggi, sehingga ditingkat pedagang akhirnya ikut menaikkan harga cabai rawit,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB