Tendangan Brutal Cemari Laga Putra Jaya vs Perseta, Asprov PSSI Jatim Siapkan Sanksi Tambahan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, AZMEDIA INDONESIA – Atmosfer kompetisi Liga 4 ternodai insiden keras dalam pertandingan antara Putra Jaya Kabupaten Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026). Sebuah tendangan ke arah dada pemain mewarnai jalannya laga dan memicu perhatian serius otoritas sepak bola Jawa Timur.

Insiden terjadi pada menit ke-71 saat pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi, melakukan upaya perebutan bola yang berujung pada tendangan keras ke dada Firman Nugraha, pemain Perseta 1970 Tulungagung. Benturan tersebut membuat Firman langsung terjatuh dan harus mendapat penanganan medis di lapangan sebelum akhirnya dievakuasi.

Screenshot 2026 01 06s 094142 Tendangan Brutal Cemari Laga Putra Jaya vs Perseta, Asprov PSSI Jatim Siapkan Sanksi Tambahan

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu langsung dilaporkan secara resmi oleh perangkat pertandingan. Seluruh kronologi, termasuk dokumentasi foto dan rekaman video, telah diserahkan melalui sistem match commissioner sebagai dasar penindakan lanjutan.

Baca Juga :  SEREMONIAL PEMERINTAHAN NIR-MANFAAT DAN IMPLIKASI HUKUM ADMINISTRASI TERHADAP PENGELOLAAN ANGGARAN PUBLIK

“Pelanggaran tersebut sudah diproses oleh panitia disiplin dan komisi disiplin. Seluruh bukti telah kami kirimkan untuk disidangkan dan diputuskan,” ujar perwakilan pengurus pertandingan.

Plt Sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur, Joko Tetuko, membenarkan bahwa akibat insiden tersebut Firman Nugraha sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat dari stadion guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit yang dekat dengan stadion. Setelah mendapat bantuan oksigen, kondisinya kembali normal dalam waktu sekitar sepuluh menit,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Joko menegaskan, sanksi terhadap pelaku tidak berhenti pada kartu merah yang diberikan wasit di lapangan. Komisi disiplin akan menjatuhkan hukuman tambahan setelah melalui sidang resmi, sesuai regulasi yang berlaku.

Sebagai informasi, pertandingan tersebut merupakan bagian dari fase gugur babak 32 besar kompetisi. Dalam laga itu, Putra Jaya Pasuruan tampil dengan jersey kuning, sementara Perseta 1970 Tulungagung mengenakan kostum hijau.

Baca Juga :  Kabupaten Tulungagung Masuk Daftar Rawan Pemilu

Redaksi AZMEDIA menilai, insiden ini menjadi pengingat keras bahwa disiplin dan sportivitas adalah fondasi utama kompetisi. Penegakan sanksi tegas dinilai penting agar Liga 4 tidak kehilangan marwah sebagai ajang pembinaan sepak bola yang sehat dan berintegritas.


Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Sanggahan dan/atau klarifikasi dapat disampaikan kepada Redaksi AZMEDIA INDONESIA melalui:
📧 redaksi@azmedia.co.id
📱 WhatsApp: +62 816-5133-39

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB