Seekor Buaya Berkeliaran Di Sawah Ditangkap Petani Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Seekor anak buaya ditangkap warga di area persawahan Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Selasa (12/3/2024) pagi.
Buaya sepanjang 87 cm meter ini diduga jenis buaya muara berjenis kelamin betina.
Buaya itu lalu diamankan di rumah Sukadi, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Menurut Sukadi, temuan buaya ini bermula saat seorang warga bernama Muyoko hendak mencangkul di sawahnya.
anak buaya yang ditemukan dan ditangkap oleh petani di tulungagung 169 Seekor Buaya Berkeliaran Di Sawah Ditangkap Petani Tulungagung

“Kondisi sawah memang belum ditanami dan terendam air. Rencananya mau ditanami padi,” jelas Sukadi.

Saat mulai masuk ke sawah, Muyoko melihat seekor anak buaya di area sawahnya.

Reptil ini berusaha kabur saat Muyoko mendekat.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muyoko buru-buru mengambil jaring yang biasa untuk memagari sawah dari tikus, dan mengejar buaya kecil itu.

“Jadi buayanya dijerat pakai jaring tikus itu, lalu ditangkap dan diserahkan ke rumah saya,” sambung Sukadi.

Baca Juga :  Nilai Ekonomis Capai Rp700 Miliar, Pemkab Kediri Siap Gelar Kediri Koi Show

Lanjutnya, lokasi sawah sebenarnya jauh dari sungai besar.

Namun irigasi sawah ini langsung terhubung dengan Parit Raya, sungai besar pencegah banjir dari Kabupaten Trenggalek ke Teluk Popoh.

Sukadi menduga buaya ini datang dari Parit Raya, mengikut saluran irigasi dan masuk ke sawah.

“Yang kami takutkan, sebenarnya jumlahnya banyak. Karena satu sarang buaya kan isinya puluhan telur,” ucap Sukadi.

Selama ini belum ada buaya yang sampai masuk ke sawah.

Namun warga kerap melihat buaya ukuran kecil di aliran sungai.

Selain itu ada induk buaya yang biasa berjemur di tepi sungai.

“Semoga tidak sampai naik ke persawahan. Kalau sampai naik dan temannya banyak kan jadi susah,” pungkas Sukadi.

Buaya ini lalu diserahkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga :  Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara

Dari pengukuran yang dilakukan, buaya mempunyai berat sekitar 5 kg dan panjang moncong sampai ujung ekor 87 cm.

Melihat bentuk moncong dan ciri fisik lainnya, petugas menduga biaya ini jenis buaya muara.

Dinas Damkarmat Tulungagung akan menyerahkan buaya ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri.

“Kami sudah berusaha menghubungi BKSDA Kediri, nanti akan kami serahkan ke sana,” ucap Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkarmat Tulungagung, Iwan Supriyono.

Iwan berharap warga berhati-hati karena dikhawatirkan ada buaya lain yang masih berkeliaran.

Dari ukurannya yang masih kecil, buaya ini diperkirakan masih berusia beberapa bulan sejak menetas.

Sementara dalam satu sarang biasanya berisi lebih dari 50 butir telur.

“Misalnya saja menetas 50 persen, maka setidaknya ada 25 ekor buaya yang seukuran,” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB