Ribuan Usia Produktif di Tulungagung Positif HIV-AIDS

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Desember 2023 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Kasus HIV-AIDS di Tulungagung bertambah hingga menjangkit 3.708 orang. Diketahui mayoritas dari ribuan orang dengan HIV-AIDS (Odha) berusia produktif.
Sekretaris 1 KPA Tulungagung Ifada Nurrohmania mengatakan, berdasarkan data, kasus HIV-AIDS telah menjangkit 3.708 orang di Tulungagung.
IMG 6341 Ribuan Usia Produktif di Tulungagung Positif HIV-AIDS

Mendapat data tersebut, pihaknya melakukan beragam penanggulangan untuk pencegahan penularan virus tersebut.

Penanggulangan berupa pemeriksaan terhadap orang-orang yang berisiko tinggi secara intensif. Diketahui pada pemeriksaan tersebut, ada 327 kasus baru di tahun ini.

Angkanya terus naik. Artinya ketika angka naik itu ya kita memang bergerak lebih cepat ya. Teman-teman di wilayah, puskesmas kemudian di rumah sakit ini kan sudah terlatih sehingga dia bisa menemukan kondisi-kondisi orang yang memang itu perlu dites untuk HIV. Tahun ini kami menemukan 327 kasus baru,” jelasnya Minggu (3/12/2023).

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian berdasarkan usia, Odha di Tulungagung mayoritas menjangkit usia-usia produktif.

Baca Juga :  Viral, Toilet di JLS Tulungagung dengan Pemandangan Laut Ini Bikin Betah

Diketahui berusia dalam rentan 15 hingga 49 tahun. Bahkan pihaknya menemukan remaja positif HOV-AIDS.

“Usia-usia produktif cukup banyak, mayoritasnya usia 15 hingga 49 tahun,” ucapnya.

Perlu peran dari berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian sebagai upaya menekan angka penyebaran HIV-AIDS di Tulungagung.

Pihaknya juga memberikan pendampingan terhadap ribuan Odha agar dapat meminum ARV secara rutin.

Tak hanya itu, dia juga menegaskan untuk menghindari perilaku yang berpotensi menyebarkan HIV-AIDS.

“Dari 3.708 orang itu separuh lebih masih hidup. Kemudian yang mengakses obat ARV ada sekitar 1.000 orang. Kami terus mendorong mereka aktif minum ARV agar survive,” paparnya.

Pihaknya mengapresiasi adanya ratusan Odha mulai terbuka dengan statusnya. Semata hal ini dilakukan untuk edukasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh KPA maupun Dinas Kesehatan.

Menurutnya Odha yang membuka status justru akan mendapatkan keuntungan. Seperti dapat menghilangkan kecemasan dan ketakutan terhadap serangan HIV-AIDS.

Baca Juga :  KPU Tulungagung Bakar Ribuan Surat Suara Pemilu 2024

“Yang sudah terbuka ada sekitar 500-an, terbuka ini bukan di medsos ya, tapi ketika ada forum, ada meeting ada even mereka bersedia buka status. Ketakutan dan kecemasan itu akan runtuh, mereka juga bisa lebih mengontrol diri,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Kasil Rokhmat mengatakan, program penanggulangan HIV-AIDS senantiasa dilakukan.

Kini proses skrining penyakit menular tersebut semakin meluas hingga memeriksa para calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan.

“Sekarang kalau mau menikah juga harus tes HIV-AIDS sehingga bisa mendeteksi lebih dini,” jelasnya.

Meski angka temuan tinggi, pihaknya meyakini angka penularan atau penyebaran dari HIV-AIDS mulai menurun. Diketahui penularan tertinggi diakibatkan melalui transaksi seksual.

“Penularan yang paling banyak masih melalui transaksi seksual,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB