Ratusan Petani Tembakau Tulungagung Tolak RPP Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Desember 2023 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Ratusan petani tembakau di Tulungagung kompak menolak beberapa pasal yang ada dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan Nomor 17 tahun 2023.
Peraturan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan itu dianggap memberatkan dan menindas petani tembakau.
Geramnya petani tembakau dengan aturan tersebut ditandai dengan penandatanganan spanduk penolakan yang yang dilaksanakan di Taman Wisata Plumpung, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel pada Kamis (30/11/2023).

ant panen tembakau 5 Ratusan Petani Tembakau Tulungagung Tolak RPP Kesehatan

Bendahara Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Tulungagung, Hendrik Cahyono mengungkapkan keberadaan RPP Kesehatan 17/2023 akan mematikan para petani tembakau.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024, Kapolres Nganjuk Sampaikan 10 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Prioritas Utama Penindakan

Aturan itu membuatnya resah, karena produktifitas tembakau di Tulungagung cukup tinggi dan menjadi sumber penghasilan utama bagi semua petani tembakau Kota Marmer.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu yang memberatkan itu adalah salah satu poin dalam RPP tersebut yang menyebutkan tembakau akan disamakan dengan zat adiktif lainnya.

Pasal tersebutlah yang menunjang agar pemberlakuan diversifikasi produk tanaman tembakau.

Apabila aturan itu benar-benar diterapkan, artinya hampir mayoritas tanaman tembakau diganti dengan tanaman pertanian lainnya, hal itu justru merugikan para petani tembakau.

Baca Juga :  4 Prioritas Penggunaan Dana Desa 2024 Di Bidang Pembangunan

“Terus tanaman tembakau ini akan diganti dengan tanaman apa, kami ya sangat bingung. Kalau memang pemerintah mau mematikan tembakau, harusnya benar-benar dikaji secara mendalam dan memberikan solusi tanaman apa yang bisa menandingi atau sepadan dengan komoditas tembakau,” keluh Hendrik.

Sehingga, Hendrik mewakili seluruh petani tembakau Tulungagung, sangat berharap RPP Kesehatan 17/2023 tidak jadi disahkan oleh pemerintah pusat.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB