Pertanyakan Netralitas Polri dalam Pemilu 2024, Kelompok Perkumpulan Tulungagung Bersatu Gelar Unjuk Rasa di Polres Tulungagung.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Maret 2024 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Belasan warga Kabupaten Tulungagung yang tergabung dalam Kelompok Perkumpulan Tulungagung Bersatu mendatangi Polres Tulungagung untuk menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (20/3/2024).
Aksi unjuk rasa yang digelar Kelompok Perkumpulan Tulungagung Bersatu itu dilakukan untuk mempertanyakan netralitas Polres Tulungagung pada Pemilu 2024 kemarin.
Pada aksi unjuk rasa tersebut, para peserta dari Kelompok Perkumpulan Tulungagung Bersatu yang hadir di Polres Tulungagung membentangkan kertas dengan berbagai tulisan peringatan seperti ‘Polisi jangan macam-macam dengan sirekap’.
Unjuk2 3653918003 Pertanyakan Netralitas Polri dalam Pemilu 2024, Kelompok Perkumpulan Tulungagung Bersatu Gelar Unjuk Rasa di Polres Tulungagung.

Kemudian ada pula yang membawa tulisan ‘Polisi melindungi, melayani, mengayomi, bukan merubah sirekap’.

Koordinator aksi, Kismita mengatakan, aksi yang dilakukan merupakan wujud keprihatinan kelompoknya atas dugaan ketidaknetralan jajaran Polri pada Pemilu 2024 kemarin.

Pasalnya, pihaknya ingin pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung netral tanpa campur tangan Polri.

Dugaan ketidaknetralan Polri pada Pemilu 2024 itu bermula daru postingan Connie Rahakundini Bakrie yang menyatakan jika Polri bisa mengakses sirekap dan C1.

Hal ini membuat kelompoknya khawatir jika jajaran Polri utamanya Polres Tulungagung turut tidak netral pada Pemilu kemarin.

“Kami kesini untuk mengawal Pemilu 2024 agar tidak ada kecurangan terutama yang dilakukan oleh oknum anggota Polri pada Polres Tulungagung,” kata Kismita, Rabu (20/3/2024).

Atas adanya postingan itu, ungkap Kismita, pihaknya tentu sangat resah jika memang Polri benar-benar bisa mengakses sirekap dan C1.

“Namun setelah kami berdialog dengan Wakapolres, kami sangat puas dengan jawaban beliau, tetapi kami tetap akan mengawal dan memantau hasil Pemilu 2024,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakapolres Tulungagung, Kompol Christian Bagus Yulianto mengatakan, kehadiran Polres Tulungagung pada Pemilu 2024 hanya sebatas melakukan pengamanan.

Pihaknya memastikan jika informasi soal Polri yang memiliki akses pada sirekap dan C1 itu tidak benar.

Wakapolres Tulungagung memastikan jika jajaran Polri utamanta Polres Tulungagung sudah sangat netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024 di Tulungagung.

Pihaknya bahkan mempersilahkan jika massa yang hadir ingin melakukan croscheck lebih lanjut utamanya ke KPU Tulungagung.

“Kami pastikan jajaran Polri utamanya Polres Tulungagung netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024 kemarin. Peran kami dalam pelaksanaan pemilu hanya sebatas pengamanan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB