Peredaran Ribuan Obat Keras di Tulungagung Berhasil Digagalkan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Dua pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) ditangkap anggota Satlantas Polres Tulungagung. Pengungkapan dilakukan saat polisi melakukan penindakan pelanggar lalu lintas.Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan, mengatakan mereka yang ditangkap adalah RZ (25) dan DV (20) warga Kabupaten Blitar. Dari tangan pelaku didapat barang bukti 3.007 butir pil dobel L.

00138158b115a6b7b0ce4c46c1b5ab06 Peredaran Ribuan Obat Keras di Tulungagung Berhasil Digagalkan
“Penangkapan ini kami lakukan tadi malam di ruas jalan Ahmad Yani Timur Tulungagung,” kata AKP Jodi Indrawan, Rabu (31/1/2024).

Baca Juga :  Ratusan Massa Gerakan Pejuang Gayatri Duduki DPRD Tulungagung, Suarakan 20 Tuntutan Rakyat

Peredaran okerbaya digagalkan bermula saat anggota Satlantas Tulungagung melihat pengendara sepeda motor melakukan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas.

“Pengendara sepeda motor yang berboncengan itu berusaha kabur saat melihat petugas, karena curiga akhirnya dilakukan pengejaran,” jelasnya.

Saat tertangkap, polisi melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan dan melakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan 3.007 butir dobel L yang disimpan di jaket salah satu pelaku.

Saat ini kedua pelaku diserahkan ke Satnarkoba Polres Tulungagung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami mengapresiasi anggota yang berhasil melakukan pengungkapan ini,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB