Pemkab Tulungagung Bakal Lelang, Bangkai Kendaraan Bermotor, Proses Masih Tahap Penilaian KPKNL

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Februari 2023 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, AZMEDIA.CO.ID |  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah bakal melakukan lelang terhadap ribuan “bangkai” kendaraan bermotor (ranmor) yang sudah rusak berat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan pada bulan Februari 2023 ini, pihaknya membuka gelombang kedua penghapusan aset daerah yang sudah tidak digunakan.

“Penghapusan aset milik pemkab ini karena kondisinya yang sudah rusak berat dan bahkan tidak dapat digunakan,” ungkapnya ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (14/2/2023).

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Galih menyatakan telah melayangkan surat kepada seluruh OPD di Kabupaten Tulungagung, untuk mengusulkan aset-aset yang sudah tidak terpakai.

Dan surat tersebut juga sudah ditindaklanjuti dengan masuknya beberapa usulan aset yang akan dihapuskan. Untuk prosesnya kali ini masih masuk ke tahapan penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang.

Baca Juga :  Tiket Kereta Mudik H-3 Lebaran Bisa Dipesan Hari Ini, Simak Lagi Jadwal dan Ketentuannya

“Sudah ada usulan yang masuk dan sudah di data, saat ini masih dinilai oleh Tim dari KPKNL Malang,” jelas Galih Nusantoro.

Menurut Galih, KPKNL sendiri mampu dalam memberikan keterangan apakah barang tersebut layak dan tidaknya, yang mana proses kali ini juga memakan waktu sekitar 15 hari kedepan secara menyeluruh.

Adapun barang yang diusulkan untuk dihapus mencapai 2.759 item dari 34 dinas di Kabupaten Tulungagung.

Baik barang yang ada kepemilikan perorangan maupun tidak. Seperti meja, kursi, televisi, komuputer, printer, dan lain sebagainya yang jika dinominalkan sekitar Rp 163.109 juta.

Selain itu ada juga 283 unit kendaraan bermotor dari 40 dinas yang akan diusulkan untuk dilelang dengan rincian roda 2 sejumlah 249 berbagai jenis, roda 3 sejumlah 4 unit dan roda 4 sebanyak 30 unit.

Baca Juga :  Stok Daging Ayam Potong di Tulungagung Kosong Jelang Ramadan

“Ribuan aset tersebut memang sudah tidak terpakai sangat lama, bukan berarti ada batasan waktu jika memang barang lama namun masih bagus tidak dimasukkan dalam pelelangan, sehingga lebih baik untuk dihapus agar tidak membebani pembiyayaan melalui sistem lelang,” ungkapnya.

Setelah proses penilaian selesai, nantinya ribuan aset tersebut akan segera didaftarkan untuk proses lelangnya setidaknya pada awal Maret 2023 mendatang.

Sedangkan untuk proses lelangnya sendiri akan dilakukan melalui aplikasi dari KPKNL Malang, sehingga peserta lelang bisa mengaksesnya dan mengikuti lelang melalui aplikasi tersebut.

“Proses lelangnya sendiri nanti melalui aplikasi dari KPKNL Malang, nanti disitu sudah tertera harga awalnya dan peserta bisa melakukan penawaran,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB