Pembangunan IPAL Pasar Ikan Bandung Kabupaten Tulungagung Disetujui

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Usulan pembangunan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) Pasar Ikan Bandung (PIB) di Kabupaten Tulungagung disetujui pemerintah pusat.
Jika semua berjalan lancar, pembangunan IPAL beserta saluran pembuangan di Desa/Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung itu akan direalisasikan pada 2024, dengan anggaran mencapai Rp1 miliar (M).

IMG 6200 Pembangunan IPAL Pasar Ikan Bandung Kabupaten Tulungagung Disetujui

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Tri Hariadi menyebut usulan pembangunan IPAL kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu sebenarnya sudah dilayangkan sejak tahun 2021 silam melalui Dinas Perikanan Tulungagung.

Namun, usulan tidak langsung disetujui begitu saja sampai Pemkab Tulungagung berinisiasi untuk memindahkan PIB ke lokasi baru, yakni pada Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan itu dari hasil koordinasi antara kita Disperindag dengan Dinas Perikanan. Karena PIB itu lokasi bongkar muatnya hasil tangkapan laut. Saat itu (2021) sempat tidak mendapatkan respons dari pemerintah pusat, sehingga kami terpikirkan opsi lain,” jelas Tri.

Baca Juga :  Kematian Balita Tulungagung Janggal, Polisi Lakukan Autopsi

Lalu, apakah PIB akan tetap dipindahkan ke Desa Sukoanyar? Mengenai pertanyaan itu, pria asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu itu memastikan rencana pemindahan akan tetap dilaksanakan.

Pasalnya, proses yang cukup panjang pemindahan PIB ke Desa Sukoanyar telah berjalan setengah jalan.

Pun dari sisi masyarakat desa setempat, juga telah memberikan lampu hijau akan pembangunan pasar ikan baru tersebut.

Disisi yang lain, IPAL akan tetap dibangun juga pada lokasi PIB saat ini. Menurut dia, pembangunan IPAL akan memberikan banyak manfaat kepada para pedagang.

Karena meskipun pasar ikan dipindah, namun pasar tersebut masih digunakan untuk aktifitas perdagangan termasuk para pedagang ikan dengan skala kecil.

Baca Juga :  Tulungagung Kembali Dapat Jatah Kuota Transmigrasi, Simak ini Daerah Tujuannya

“Kalau PIB itu kan digunakan untuk bongkar muat hasil tangkapan ikan laut, jadi yang nanti dipindah adalah pelaku bongkar muat itu. Sementara pedagang kecil sebagian masih tetap berjualan disana. Makanya IPAL nantinya tetap akan berfungsi dan bermanfaat,” tuturnya.

Tri menyebut kemungkinan besar pembangunan IPAL akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang. Sesuai usulan, biaya untuk proses pembangunannya menelan anggaran mencapai Rp1 M.

Selain pembangunan IPAL, dana tersebut juga akan digunakan untuk pembangunan saluran air pada lokasi PIB saat ini. Pembangunan tersebut diharapkan akan mengurangi permasalahan limbah air yang selama ini menjadi permasalahan sentral pasar yang menjadi jujukan warga Kecamatan Bandung dan sekitarnya itu.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB