Pasar Tradisional di Kabupaten Tulungagung Belum Terapkan Pembayaran e-Retribusi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Sejauh ini, masih 12 pasar di Tulungagung yang telah menggunakan metode e-Retribusi di Kabupaten Tulungagung.
Pada tahun 2024 ini, ditargetkan seluruh pasar yang ada telah menggunakan konsep pembayaran pungutan retribusi menggunakan metode digitalisasi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Tri Hariadi menyebut ada 18 pasar di Tulungagung yang belum menggunakan metode e-Retribusi.
Belasan pasar itu, dibidik untuk segera menerapkannya tahun ini.

086509000 1630640221 pas Pasar Tradisional di Kabupaten Tulungagung Belum Terapkan Pembayaran e-Retribusi

Kita yakin lah tahun ini semua pasar di Tulungagung telah menerapkan e-Retribusi. Kalau kurangnya sekitar 18 pasar, karena satu pasar saat ini tidak ada kiosnya,” jelas pria adal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu itu.

Dia melanjutkan saat ini seluruh pedagang kios di 18 pasar itu sudah terdata.

Dari data tersebut, para pedagang nantinya akan dibuatkan rekening Bank Jatim sebagai pihak perbankan yang mengelola retribusi mereka melalui e-Retribusi.

Buku rekening itu lah yang nanti menjadi alat pembayaran pungutan seluruh pedagang pasar, pembayaran pungutan tidak lagi menggunakan uang secara langsung.

“Itu akan sangat membantu karena personil dan petugas kita juga kian terbatas,” jelasnya.

Diketahui, pedagang pasar yang lebih dulu menerapkan e-Retribusi ini adalah pedagang kios.

Sementara bagi pedagang los, akan diterapkan belakangan. Tri menyebut saat ini juga sudah mulai dilakukan pendataan setiap pedagang los pada total 31 pasar di Tulungagung.

Baca Juga :  Pemkab Tulungagung Suntik Rp2 Miliar APBD untuk Bantuan Langsung Tunai, Cek Dua Kriteria Penerimanya

Nanti setelah semua pedagang kios menerapkan e-Retribusi,pedagang los juga diarahkan untuk menerapkannya.

Hanya saja, untuk penerapan ke pedagang los harus perlu kesabaran.

Selain jumlahnya yang cukup bamyak, para pedagang los ini didominasi oleh mereka yang sudah berumur sehingga sosialisasi yang dilakukan harus pelan-pelan serta masih.

“Nanti kita arahnya juga ke pedagang los itu, setelah semua pedagang kios menerapkan e-Retribusi. Memang harus pelan-pelan karena pedagang los ini mayoritas sudah berumur,” katanya.

Dia melanjutkan, pihak Disperindag Tulungagung juga telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Jatim untuk rencana besar ini.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB