Para Kades di Ngantru Tulungagung Harap Ada SMA Negeri di Wilayahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-TULUNGAGUNG – Para Kepala Desa (Kades) di Kecamatan NgantruTulungagung, berjuang untuk mendapatkan sebuah SMA negeri di wilayahnya.
Aspirasi ini mereka gaungkan, karena selama ini anak-anak di Kecamatan Ngantru kesulitan mendapatkan sekolah tingkat SMA.
Dengan sistem zonasi yang diterapkan pemerintah, para siswa asal Ngantru hanya punya pilihan di SMAN 1 Karangrejo yang jaraknya juga sangat jauh.
“Di wilayah Kecamatan Ngantru memang belum ada sekolah setingkat SMA. Anak-anak kita selalu kesulitan setiap tahun ajaran baru,” ucap Kepala Desa Pucunglor, Imam Sopingi, Sabtu (3/2/2024).

Imam Sopingi AKD Tulungagung Para Kades di Ngantru Tulungagung Harap Ada SMA Negeri di Wilayahnya

Imam yang juga menjabat Bagian Hukum Asosiasi Kepala Desa (AKD) menambahkan, para kepala desa telah menyampaikan aspirasi lewat Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Pihaknya juga menyampaikan aspirasi ini kepada para pejabat terkait, agar SMA negeri di wilayah Ngantru segera terwujud.

Sebab tanpa SMA baru, anak-anak asal Kecamatan Ngantru sulit bersaing berebut sekolah berdasarkan zona.

“Ke Karangrejo jaraknya juga jauh, bersaing dengan Kecamatan Karangrejo dan Sendang. Akibatnya banyak yang lewat jalur belakang,” ungkap Imam.

Wilayah Kecamatan Ngantru merupakan daerah yang istimewa di Kabupaten Tulungagung.

Kecamatan ini merupakan wilayah Kabupaten Tulungagung satu-satunya yang ada di sebelah utara Sungai Brantas.

SMA negeri terdekat ada di SMAN 1 Karangrejo, radius wilayah paling dekat lebih dari 4 kilometer.

SMA negeri kedua adalah SMAN 1 Kedungwaru dengan radius paling dekat ke Ngantru juga di atas 4 kilometer.

Padahal pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023, radius rumah siswa terjauh yang masuk sekolah yang dinilai favorit ini hanya 896 meter, kurang dari 1 km.

Setiap tahun banyak siswa dari wilayah Kecamatan Ngantru. Kasihan kalau tidak difasilitasi, sementara bersaing memperebutkan zonasi pasti kalah,” tegas Imam.

Baca Juga :  Bertahan di Tengah Kenaikan Harga, Pedagang Warteg Lakukan Berbagai Siasat

Secara geografis, wilayah Kecamatan Ngantru berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri.

Karena itu, keberadaan SMA negeri di Ngantru juga bisa mempermudah siswa dari wilayah sekitarnya.

Nasrul Kharima, salah satu Ketua RW di Desa Pinggirsari, mengakui selama ini para siswa asal Kecamatan Ngantru kesulitan mendapatkan sekolah setelah lulus SMP.

Banyak siswa yang akhirnya memilih untuk ke sekolah swasta, dengan alasan lebih dekat.

Nasrul pun mendukung jika ada SMA negeri yang ada di wilayah Kecamatan Ngantru.

Jika tidak, ia meminta agar sistem zonasi dihapus saja, sehingga persaingan masuk sekolah kembali berdasarkan prestasi.

“Persentase masuk SMA adalah dengan sistem zonasi. Sudah pasti anak-anak Ngantru kalah, karena kemana-mana jauh dari sekolah,” katanya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI
33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:09 WIB

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB