Mengenal Batik Baronggung, Batik Legendaris Khas Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, AZMEDIA.CO.ID – Di Indonesia dikenal dengan keragaman suku, ras, budaya, dan agama. Budaya merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari paduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia dikutip dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan).
Kegiatan membatik merupakan kegiatan turun temurun sehingga batik memiliki motif yang beragam.

batik baronggung 1 Mengenal Batik Baronggung, Batik Legendaris Khas Tulungagung

Di Tulungagung sendiri terdapat batik yang legendaris yakni batik Baronggung, tempat pembuatan batik Baronggung berada di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Batik Baronggung didirikan pada 5 Juni 1978 dan merupakan salah satu batik, namun proses membatik sudah ada sejak tahun 1950 yang dimana batiknya masih bernama batik Gunung Kintang, hal tersebut dapat terjadi karena usaha batik Baronggung merupakan usaha batik turun temurun.

Nama Baronggung dibuat oleh M. Anies Muchsan, generasi kedua dari usaha batik baronggung yang sebelumnya bernama batik gunung kintang.

Di dalam usaha batik baronggung terdapat tiga jenis kain batik:

–          Batik Print (Sablon)

–          Batik Cap

–          Batik Tulis

Batik Baronggung memiliki banyak motif batik, terdapat motif batik yang khas dari Tulungagung dan ada motif batik yang dibuat dengan cara mendesain sendiri mengikuti pasar batik Nasional.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi di Batangsaren,Kejari Tulungagung Selesai Hitung Kerugian Negara

Motif khas yang dimiliki oleh batik Baronggung adalah

– motif Sekar Jagad

-motif Ombak Banyu

-motif Parisauli

-motif Bunga Nirwana.

“Kendala itu mencari SDM batik Tulis susah sekali mendapatkan SDM membatik terutama batik Tulis, marai cah – cah wedok saiki diajari nanti satu bulan dua bulan sek telaten barkui wes ndak gelem pilih njogo toko”  ungkap Sukmatu Mudiat karyawan pemasaran dari batik Baronggung .***

 

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB