Mas Dhito Kebut Pembebasan Lahan Jalan Tol Dekat Bandara Dhoho Kediri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Menunggu beroperasinya Bandara Internasional Dhoho, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, terus mengejar penyelesaian pembangunan akses pendukung bandara.
Termasuk pembebasan lahan untuk jalan tol sebagai akses menuju Bandara Dhoho.
Bandara Internasional Dhoho memiliki peran strategis untuk mengungkit perekonomian di wilayah Kediri Raya dan daerah sekitar. Keberadaan Bandara Dhoho di wilayah Mataraman akan memiliki multiplier effect, termasuk dalam pengembangan sektor wisata, industri kreatif, dan pemasaran produk lokal di daerah sekitar.

20240226 142232 0000 2833083671 Mas Dhito Kebut Pembebasan Lahan Jalan Tol Dekat Bandara Dhoho Kediri

Menunggu kesiapan beroperasinya Bandara Dhoho pada 2024 ini, Pemkab Kediri terus menyiapkan berbagai akses jalan menuju bandara.

Selain pembebasan lahan untuk tol, Pemkab Kediri berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi menyiapkan akses non tol.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prasarana yang dibangun meliputi Jalan PB Sudirman di Kecamatan Banyakan yang menjadi akses dari Kota Kediri menuju bandara, pembangunan Jalan Jawa yang merupakan akses dari Kabupaten Nganjuk, serta peningkatan jalan Nganjuk-Kediri.

Baca Juga :  dengan tegas Kang Marhaen: Mari Kita Lakukan Gerakan Nganjuk Bebas Pungli dan Tanamkan Nilai-nilai Integritas

Kemudian pengadaan rambu lalu lintas dan penerangan mulai dari Jalan Nganjuk-Kediri, Jalan PB Sudirman dan Jalan Jawa.

“Untuk jalan arteri sudah clear semua, termasuk pemasangan rambu dan penerangan,” kata Bupati Kediri Mas DHito, melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri, Sukadi, Senin (26/2/2024).

Selain pembangunan jalan arteri tersebut, lanjut Sukadi, Pemkab Kediri juga mengerjakan akses Jembatan Jongbiru.

Adapun pekerjaan fisik jembatan saat ini tengah berjalan, rencananya bakal selesai pada Mei 2024 mendatang.

Menurut Sukadi, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol sebagaimana instruksi Bupati Kediri tetap menjadi prioritas.

Selain menyelesaikan pembebasan lahan Tol Kediri-Kertosono, pihaknya juga tengah konsen melanjutkan pembebasan lahan untuk Tol Kediri-Tulungagung.

Baca Juga :  Semarak Meriah Hari Jadi Tulungagung Ke 818

Diterangkan Sukadi, untuk pembebasan lahan tol Kediri-Kertosono yang melewati lima desa di Kabupaten Kediri sudah selesai dan tersisa sedikit untuk penyelesaian pembayaran.

Adapun untuk Tol Kediri-Tulungagung, prioritas saat ini adalah pembebasan lahan untuk pintu masuk bandara, yang berada di Desa Tiron dan Manyaran.

“Saat ini yang menjadi prioritas dan sangat mendesak itu untuk tol fungsional yang dekat bandara (pintu masuk), kita telah lakukan penlok tahap kedua dan harapannya setelah lebaran pembangunan fisik sudah bisa dilakukan,” bebernya.

Selain infrastruktur pendukung bandara tersebut, pemerintah juga menyiapkan transportasi massal pendukung akses bandara.

Termasuk penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan bekerja di bandara melalui pelatihan-pelatihan berbasis kompetensi bekerjasama dengan Poltekbang Surabaya. (*)

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB