Kurikulum di SMPN 2 Lahirkan Siswa Cerdas Dan Berprestasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Februari 2023 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Kemampuan akademik dan kemampuan non akademik serta penguatan karakter menjadi prioritas SMP Negeri 2 Gondang, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur.

Penguatan karakter dengan mengaplikasikan budaya sopan santun di sekolah, kemampuan akademik dengan nilai dan prestasi dan non akademik (ekstrakurikuler) melalui olahraga dan seni budaya tradisional, modern dan religi.

Seni tradisional melalui karawitan dan jaranan sedangkan modern dengan marching Band Gea Swara Snada, Grup Band, serta musik religi Hadrah.
Untuk olahraga yang menonjol bola voli, bola basket, taekwondo dan futsal.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga untuk membangun kepedulian dan kebersamaan dalam kelompok ada Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka.

Aplikasi Pendidikan karakter melalui sopan santun bukan hanya dilakukan oleh siswa namun juga bagi para guru dan karyawan di sekolah ini.

Karena orang dewasa bersopan santun kepada orang yang lebih muda maka orang itu sudah melakukan dua hal. Pertama, memberikan pendidikan kepada yang lebih muda, yaitu memberikan contoh keteladanan sikap.

Baca Juga :  Konvoi Ratusan Motor di Tulungagung Waktu Dini Hari Kejutkan Warga

Kedua, orang itu mendapat penghargaan dan penghormatan dari yang muda.
Sebaliknya jika orang yang lebih muda bersopan santun kepada yang lebih tua, maka orang tersebut sudah melakukan dua hal.

Pertama, disegani oleh orang yang muda juga sesamanya. Kedua, dihargai oleh yang tua karena kebaikannya.
Jadi jika kita melakukan sopan santun berarti kita telah menghormati dan menghargai diri kita sendiri, karena orang lain tidak mungkin menghormati kita dan menghargai kita apabila kita sendiri tidak menghargai dan menghormatinya.

Jadi, budaya sopan santun dapat diartikan suatu cara hidup atau tingkah laku yang baik, hormat dan beradab serta diiringi rasa belas kasihan dan berbudi halus yang tercermin dalam tingkah laku, tutur kata, cara berpakaian dan sebagainya.

Kebiasaan baik itulah yang sedang digagas oleh Kepala Sekolah Fauzi beserta dewan guru.
Saat ini yang sudah diterapkan adalah dengan membiasakan bersalaman dengan bapak dan ibu guru. Dan disarankan juga pada para orangtua di rumah.

Baca Juga :  Sidak Mentan Ungkap Ratusan Ton Bawang Bombai Ilegal di Semarang

Khusus untuk Marchingband SMPN 2 Gondang, nampaknya tidak bisa dipandang sebelah mata, bagi warga Gondang utamanya tentunya nama Marching band Gea Swara Snada (GSS) yang merupakan Maching band yang beranggotakan siswa- siswi SMPN 2 Gondang.

GSS berdiri sejak 2016 telah memperoleh berbagai prestasi di tingkat kabupaten bahkan di tingkat provinsi.
Keterangan ini disampaikan Kepala sekolah SMN 2 Gondang Fauzi melalui Waka Kesiswaan Budi Riyanto di ruang kerja kepala sekolah.

Kepada media ini Budi menjelaskan, secara rutin GSS tampil di berbagai kegiatan di wilayah Kecamatan Gondang.
“Selain itu GSS juga beberapa kali diundang untuk tampil dalam acara upacara bendera di Gedung Grahadi Surabaya bersama Gubernur “.
Ditambahkannya, kepada guru dilakukan rapat dinas rutin setiap bulan dan lewat MGMPS dilakukan belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka.

Kegiatan ini dilakukan setelah pembelajaran anak di sekolah.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB