Kakek Penjual Gorengan di Tulungagung Dibui, Imbas dari Kelakuan Tercela Ini.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Desember 2023 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Diduga aniaya pasuntri, kakek penjual gorengan dan jenang, pria inisial WA, 65, warga Desa Kedung Taman Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung diamankan Unit Reskrim Polsek Kedungwaru pada Rabu (29/11/2023).
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, korban pasuntri tersebut yakni SS beserta istrinya warga Kelurahan Tamanan Kecamatan/Kabupaten Tulungagung.

IMG 6343 Kakek Penjual Gorengan di Tulungagung Dibui, Imbas dari Kelakuan Tercela Ini.

Pasuntri ini berjualan gorengan dan jenang campur di dekat rumah pelaku. Yang mana korban menyewa tempat tersebut kepada pelaku untuk menjajakan barang dagangannya.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (29/11/2023) pukul 15.15 WIB. Awalnya korban dan istri tengah melakukan aktivitas berjualan seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, hujan deras pun datang hingga mengenai lapak korban. Dekat lapak juga terdapat stop kontak yang ikut terkena derasnya hujan.

Tentu hal itu membuat istri korban waswas apabila terjadi korsleting listrik dan sempat mencoba memasukkan stop kontak ke dalam rumah korban.

Namun, kondisi stop kontak tersebut terlanjur basah sehingga istri korban mengurungkan niatnya.

“Saat itu hujan dan stop kontak untuk listrik di lapak korban terkena air hujan, istri korban berencana memindahkan stop kontak itu, tetapi takut tersengat listrik,” jelasnya Minggu, (3/12/2023).

Baca Juga :  Mengenal Ardika Sofi Badriawan, Pria Kreatif Asal Tulungagung yang Sukses Usaha Kaligrafi Jepang

Mendapati pelaku berada di depan rumah, istri korban meminta agar pelaku memutus aliran listrik pada stop kontak tersebut dengan niat agar tidak menimbulkan resiko.

Alih-alih mencabut kabel stop kontak dari sumbernya, pelaku justru memarahi istri korban dengan nada tinggi.

Mengetahui perlakuan pelaku terhadap istrinya, korban SS menegur pelaku dan meminta agar tidak membentak istrinya. Teguran dari korban justru membuat pelaku naik pitam sehingga mendatangi korban dan istrinya di lapak.

Korban sempat menegur pelaku agar tidak berbuat seperti itu, apalagi kondisi hujan dan pelaku tidak segera mencabut kabel stop kontak tersebut. Tetapi itu justru semakin memancing emosi pelaku,” ucapnya.

Sembari menghampiri korban dan istrinya, pelaku membawa potongan ranting kayu kering. Yang mana ranting kayu kering tersebut dipergunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan terhadap pasuntri itu.

Diketahui pelaku sempat melakukan penganiayaan pada bagian kepala dan tangan sehingga istri korban terjatuh.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Macanbang Bakal Jadi Milik Pemda Tulungagung

Aksi penganiayaan tersebut diketahui oleh warga setempat sehingga dapat segera dilerai. Setelah mendapati perilaku tidak mengenakan, korban beserta istrinya menyelamatkan diri menuju RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Tempat korban berjualan itu ada di seberang RSUD dr. Iskak sehingga setelah sempat dilerai, kedua korban langsung kabur menuju RSUD dr. Iskak untuk meminta pertolongan medis,” paparnya.

Penganiayaan tersebut membuat korban serta istrinya mengalami luka-luka pada bagian tubuh. Antaranya pada korban SS mengalami luka pada bagian kepala belakang, jari kelingking kanan dan ibu jari.

Sementara istri korban mengalami luka memar bagian pipi kiri dan beberapa luka pada bagian tubuhnya.

Tak terima dengan perlakuan itu, korban melaporkan kejadian penganiayaan yang menimpanya ke Polsek Kedungwaru.

Setelah mendapati laporan tersebut, petugas langsung mengamankan pelaku di kediamannya tanpa perlawanan pada Kamis (30/11/2023).

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Kedungwaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1) KUH Pidana,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB