Kabupaten Tulungagung Masuk Daftar Rawan Pemilu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Desember 2023 - 02:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu daerah merah atau daerah rawan pada Pemilu 2024.
Kerawanan yang harus diwaspadai itu mulai dari gesekan antar kelompok yang berbeda pilihan, money politik, sampai black campaign (kampanye hitam, Red) yang menjadi strategi peserta Pemilu yang sebenarnya tidak diperbolehkan.
IMG 6347 Kabupaten Tulungagung Masuk Daftar Rawan Pemilu

Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dikeluarkan oleh Bawaslu Jatim, sebenarnya ada 12 Kabupaten/Kota yang masuk dalam kategori rawan di Jawa

Daftar merah itu mulai dari Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Malang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kota Surabaya, Kota Probolinggo dan Kota Malang.

Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Dwi Puspito menjelaskan dalam survey pengisian data IKP di Kabupaten Tulungagung melibatkan beberapa elemen.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti media massa, penyelenggara pemilu, kepolisian dan unsur-unsur lainnya. Sedangkan beberapa hal yang menjadi bahan analisis adalah gelaran Pemilusebelumnya (tahun 2019) serta analisis regulasi-regulasi yang terus diperbarui.

Baca Juga :  Kepala dan Perangkat Desa yang Aktif di Pemilu 2024 Bisa Dipenjara 1 Tahun

“Nah dari situ, tingkat IKP kita itu berada dalam kategori rawan,” kata

Secara lebih spesifik, kerawanan yang dimaksud adalah berbagai permasalahan yang berpotensi terjadi saat sebelum dan sesudah Pemilu 2024.

Pertama adalah tingkat kompetisi bisa menimbulkan gesekan antar kelompok mulai masa kampanye sampai nanti menjelang hari pencoblosan.

Bentuk kerawanan lainnya yang mungkin bisa muncul di Tulungagung adalah money politik atau politik uang saat hari pencoblosan nanti.

Sedangkan saat masa kampanye ini, yang harus diwaspadai adalah black campaign yang cukup sering digunakan salah satu peserta pemilu tertentu untuk menjatuhkan lawan politiknya.

“Black Campaign itu muncul pasti tinggi-tingginya pada saat masa kampanye seperti sekarang ini,” sebutnya.

Baca Juga :  PKL JLS Tulungagung Ogah Ditertibkan

Pungki menambahkan salah satu upaya pencegahan kerawanan pemilu yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi baik formal maupun non formal kepada masyarakat.

Selain itu koordinasi dengan stake holder ditingkat Kabupaten atau Kecamatan juga terus dilakukan.

Semoga dengan warning IKP ini kita bisa menurunkannya. Sehingga saat jalannya pencoblosan nanti, bisa berjalan dengan lancar dan damai,” tutup

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno mengatakan, adanya IKP yang diluncurkan oleh Bawaslu Jatim itu akan menjadi perhatian.

Pihaknya akan intens menjalin komunikasi dengan berbagai pihak seperti kepolisian, TNI, sampai lembaga penyelenggara Pemilu.

Tulungagung yang termasuk daerah rawan pemilu 2024 menjadi landasan untuk meningkatkan antisipasi selama tahapan pesta demokrasi itu berjalan.

“Tentu akan kita bahas bersama banyak pihak. Kita akan lakukan pendalaman, mana saja wilayah yang rawan dan lainnya,” tutup Heru.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB