Jembatan Gantung Macanbang Bakal Jadi Milik Pemda Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Meski dibangun oleh pemerintah pusat, Jembatan Gantung Macanbang bakal sepenuhnya menjadi milik pemerintah daerah Tulungagung.
Hal tersebut menyusul dihibahkannya aset senilai kurang lebih Rp6 miliar itu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemkab Tulungagung.

IMG 6422 Jembatan Gantung Macanbang Bakal Jadi Milik Pemda Tulungagung

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro mengungkapkan ada salah satu program dari Kementerian PUPR yakni menghibahkan barang milik nasional kepada pemerintah daerah. Itu dilakukan hampir diseluruh wilayah termasuk Tulungagung.

“Kebetulan kita di tahun 2021 kemarin ada perolehan sebuah jembatan gantung dengan nilai sekitar Rp6 M sekian. Itu dihibahkan ke pemerintah daerah pada tahun 2023 ini,” ungkap Galih.

Dengan dihibahkannya aset tersebut, maka pemerintah daerah memiliki tanggungjawab untuk melakukan perawatan.

Meskipun mulai dari perencanaan, pembangunan sampai selesai, yang melakukan adalah Kementerian PUPR secara langsung.

“Itu bukan atas permintaan daerah, memang program nasional untuk mempercepat proses perawatannya,” katanya.

Galih menyebut dengan dihibahkannya Jembatan Gantung Macanbang kepada Pemerintah Daerah akan membawa manfaat besar.

Utamanya saat jembatan tersebut mengalami kerusakan dan secepatnya harus dikakukan perawatan. Karena ketika barang milik nasional mengalami kerusakan, pemerintah daerah tidak bisa secara langsung melakukan perbaikan. Namun harus meminta izin terlebih dahulu dan memerlukan proses yang cukup panjang.

Baca Juga :  742 Pemilih Nyoblos di TPS Lapas Tulungagung, Begini Persiapan dari KPU Tulungagung

Karena spesifikasi teknisnya itu kan mereka (pemerintah pusat) yang memegang. Padahal setiap hari warga kita yang menggunakan, dan kalau rusak kita tidak bisa memperbaikinya secara langsung,” kata Galih.

Sementara, aset tersebut belum dilimpahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang membidangi.

Sifatnya menjadi barang milik daerah dan siapa yang ditugaskan untuk merawat akan ditunjuk oleh kepala daerah.

Setelah ini, pemerintah daerah juga memiliki tanggungjawab untuk melakukan perawatan rutin terhadap jembatan yang menghubungkan Desa Moyoketen dengan Desa Bono di Kecamatan Boyolangu tersebut.

“Itu tidak akan membebani keuangan daerah. Karena perawatannya juga tidak terlalu besar ketimbang pembangunannya,” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB