Guru SMP di Jakarta Barat menabrak tiga orang muridnya saat pulang sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Guru SMP di Jakarta Barat menabrak tiga orang muridnya saat pulang sekolah mengendarai mobil. Kejadian itu saat guru sedang memundurkan mobilnya.
Peristiwa itu terjadi Kamis (18/1) lalu. Saat kejadian, kebetulan sedang hujan dan anak-anak berteduh di pos satpam,
Terus ada guru (di sekolah tersebut) bawa mobil mau pulang, keluar dari sekolah mundur kan, kondisi hujan tidak terlihat anak itu,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, Selasa (22/1).

feedImage 2024 1 23 1705984626586 0eybsk Guru SMP di Jakarta Barat menabrak tiga orang muridnya saat pulang sekolah

Kondisi hujan yang lebat membuat guru tersebut sama sekali tak mengira ada murid-muridnya di pos satpam tersebut hingga terdorong mepet ke tembok.

Abis teriak-teriak, gurunya turun diikuti temen-temen guru lain, waduh ada anak kita ini. Dibawalah anak-anak itu ke UKS. Terus dipanggil ortunya, dikabarkan anaknya kecelakaan,” katanya.

Ketiga anak itu bernama Adina yang mengalami luka memar, Indah Kirana dan Aliya mengalami nyeri di perut.

 

“Kemudian anak kedua Indah Kirana sama Aliya sakit perutnya, di bawalah ke RS. Sampai di RS diperiksa dokter terus Indah Kirana ditindak oleh dokter dirawat. Di CT Scan dan sebagainya, terus tanggal 15 Januari, kejadian kan kamis, malam jumat malam sabtu malam Minggu, malam Senin boleh bawa pulang untuk rawat jalan dan kontrol,” jelasnya.

“Untuk Aliyah harus di operasi, karena kantung kemihnya mengalami pendarahan, dilakukan tindakan operasi,” tambahnya.

Merasa Terpukul

 

Baca Juga :  Buntut Kecelakaan Kereta Api dengan Pickup, Perlintasan di Tulungagung Dipatok Besi

Akibat kejadian yang menimpa tiga muridnya itu, guru tersebut merasa sangat terpukul dan menyesal.

Guru tersebut berkomitmen bertanggung jawab atas pengobatan para korban.

Terkait kondisi korban, saat ini ketiganya sudah berada di rumah masing-masing. Sementara itu, pihak sekolah diminta menyiapkan gara guru untuk tidak membawa mobil ke sekolah jika kondisi parkiran tidak memungkinkan.

“Kalau ruang luas tidak masalah, tapi kalau ruang halaman sempit ya jangan. Silakan saja diatur sekolah masing masing yang penting ruang gerak untuk aktivitas siswa itu tidak terganggu. Nanti kalau dibilang jangan parkir di sekolah jadi masalah baru,” ucapnya.

 

“Pokonya situasional. Lihat kondisi real memungkinkan mengganggu aktivitas anak enggak,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB