Dua Dusun di Tulungagung Sudah Dua Hari Krisis Air Bersih

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Dua dusun di Desa Winong Kecamatan Kalidawir Tulungagung mengalami krisis air bersih usai air di rumahnya bercampur lumpur selama dua hari terakhir. Diduga hal itu disebabkan lantaran cuaca buruk yang terjadi di Kabupaten Tulungagung akhir-akhir ini.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan, sejak Selasa (5/3/2024), pihaknya menerima permintaan air bersih dari dua dusun di Desa Winong Kecamatan Kalidawir. Itu karena dua dusun tersebut mengalami krisis air bersih selama dua hari terakhir.

Air 3389217341 Dua Dusun di Tulungagung Sudah Dua Hari Krisis Air Bersih

Diketahui, wilayah Desa Winong Kecamatan Kalidawir sendiri kebanyakan warganya memanfaatkan air bersih dari Hippam Tirto Langgeng.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja, selama dua hari terakhir, air bersih dari Hippam sendiri tidak berjalan maksimal dan bahkan sempat mengeluarkan air bercampur lumpur.

“Mulai Selasa (5/3/2024), air Hippam warga disana sempat mengeluarkan lumpur, dan pada Rabu (6/3/2024) airnya tidak bisa digunakan, sehingga mereka kekurangan air bersih,” kata Gilang Zelakusuma, Kamis (7/3/2024).

Krisis air bersih pada dua dusun di Winong, ungkap Gilang, diduga karena dampak cuaca buruk yang terjadi di Kabupaten Tulungagung selama beberapa pekan terakhir. Pasalnya, Hippam sendiri memanfaatkan air sungai untuk diambil dan dimanfaatkan warga setempat melalui jaringan Hippam.

Hanya saja dikarenakan terjadi cuaca buruk, air sungai yang menjadi sumber air milik Hippam keruh lantaran bercampur lumpur, sehingga berdampak pada warga penggunanya. Bahkan pihaknya juga mendapat informasi jika mesin penyedot air milik Hippam sempat rusak akibat menyedot air bercampur lumpur.

“Faktornya karena cuaca buruk, dan air sungai menjadi keruh, sehingga air yang diterima warga sempat bercampur lumpur. Informasi terakhir mesinnya juga rusak,” ungkapnya.

Atas permasalahan itu, Gilang menyebut jika Kepala Desa (Kades) Winong kemudian meminta bantuan dropping air bersih kepada BPBD Tulungagung untuk dua dusun yang terdampak.
Sejak dua hari terakhir, pihaknya sudah mengirimkan total 8 truk tangki air bersih untuk dua dusun tersebut.

Diketahui, untuk satu truk tangki mampu menampung sebanyak 5000 liter, sehingga total air bersih yang sudah dikirim pada dua dusun tersebut yakni 40.000 liter. Menurut Gilang, pihaknya masih tetap akan mengirimkan air bersih untuk dua dusun tersebut apabila mereka tetap meminta bantuan air bersih.

“Dua dusun itu yakni Dusun Winong Rt 1 Rw 1 dan Dusun Mongkrong Rt 1 Rw 2 Desa Winong Kecamatan Kalidawir Tulungagung. Hari ini belum ada permintaan lagi, kalaupun minta akan kami kirim,” pungkasnya.***

Baca Juga :  Bingung Milih Tempat Bukber? Inilah 30 Rekomendasi Tempat Kuliner di Tulungagung.
Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG
Dari Kota Marmer ke Pasar Nasional: Perajin Tulungagung Naik Kelas
UMKM Tulungagung Bergerak: Dari Kualitas Produk Menuju Peluang Mancanegara
Anggaran Mengetat, Desa Sawo Tulungagung Bangun Kios Desa: Dorong Warga Berjualan, Bidik PADes

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:46 WIB

Dari Kota Marmer ke Pasar Nasional: Perajin Tulungagung Naik Kelas

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB