Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Workshop Public Speaking Guru PAUD

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, azmedia.co.id – Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar sebuah workshop yang menginspirasi dan mendukung guru-guru PAUD dalam mengembangkan keterampilan public speaking mereka. Acara ini menegaskan komitmen dinas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat PAUD melalui pelatihan yang relevan dan bermanfaat, Rabu (15/5/2024).

Dalam workshop tersebut, para peserta, yang mayoritas adalah guru-guru dari 110 peserta dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Mojoroto. Mereka diajak untuk memahami pentingnya komunikasi yang jelas dan persuasif dalam proses pembelajaran anak usia dini.

Dalam sambutannya, Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menyampaikan selain menguasai kemampuan public speaking, di era digital seperti ini guru juga dituntut untuk terus berkembang dan belajar mengikuti perkembangan teknologi. “Guru harus memahami perkembangan dalam pendidikan dan pemahaman peserta didik, serta teknik dan strategi komunikasi terkini. Dengan demikian guru perlu terus meningkatkan kompetensi public speaking untuk mengubah dirinya menjadi guru yang komunikatif,” terang Anang.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, public speaking tidak hanya digunakan pada hari ini, akan tetapi pola penyampaian kepada siswa merupakan sesuatu yang bersifat dinamis. “Pola komunikasi antara guru dengan siswa zaman dahulu sudah berbeda dengan sekarang, yang mana hal tersebut tidak bisa diterapkan pada pola pendidikan zaman sekarang,” ucapnya.

Baca Juga :  Aksi Kakek Trenggalek Bawa Kabur Motor Teman di Tulungagung

Di samping itu, guru juga sebagai penyambung dalam menyampaikan materi harus memiliki inovasi dan kreativitas, karena masing-masing anak memiliki karakteristik, sifat, dan daya tangkap yang berbeda sehingga tidak bisa disamakan dalam berkomunikasi. Melalui kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara tersebut Anang berharap agar para guru, khususnya di Kota Kediri semakin inovatif dan komunikatif, sehingga proses pembelajaran semakin menyenangkan dan para siswa dapat menerima ilmu dengan baik.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut terbagi menjadi dua sesi. Adapun sesi pertama membahas ilmu public speaking yang disampaikan oleh Ajeng Yuni, Senior Announcer Dhoho TV. Pada sesi tersebut juga diisi dengan penampilan dari beberapa perwakilan peserta yang mempraktikkan menjadi MC kegiatan sekolah. Sedangkan pada sesi kedua, materi dilanjutkan dengan digital marketing yang disampaikan oleh Wiwin Andriana, Praktisi Digital Marketing. Tak hanya memperoleh ilmu yang bermanfaat, para peserta juga mendapatkan sertifikat workshop dari panitia.

Baca Juga :  Harga Pangan Strategis di Jakarta Belum Turun Pasca Nataru

Pada kesempatan yang sama, Nisa Nastiana, Guru Kelompok Belajar Al Firdaus Aisiyah mengaku senang dapat berkesempatan mengikuti workshop tersebut. Ia mengatakan selama ini dirinya masih mengalami kendala saat menjadi MC suatu kegiatan. “Makanya hari ini Dinas Pendidikan memberikan workshop untuk guru-guru itu agar menyempurnakan public speakingnya guru-guru Paud,” ujarnya.

Ilmu public speaking yang didapatnya hari ini, ujar Nisa, akan dipraktikkan dalam acara perpisahan di lembaga-lembaga. “Jadi nanti bisa langsung mempraktikkan di agenda acara tersbut. Jadi sangat bermanfaat sekali,” tegasnya. Wanita berhijab tersebut berharap agar Dinas Pendidikan Kota Kediri bisa melaksanakan workshop-workshop yang lain untuk meningkatkan kreativitas serta kompetensi para guru Paud.

Dengan mengadakan workshop public speaking ini, Dinas Pendidikan Kota Kediri tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada guru-guru PAUD, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih dinamis dan inovatif di tingkat pendidikan dasar. Ini adalah langkah konkret dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak dini, yang berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan anak-anak di Kota Kediri.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB