Bapenda Tulungagung Antisipasi Kenaikan Pajak Hiburan 40-75 Persen, Warkop Karaoke Bakal Terdampak?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Pemerintah pusat sedang ancang-ancang menerapkan pajak hiburan 40-75 persen.
Pemkab Tulungagung melalui Dinas Pendapatan Daerah masih menunggu kepastian pemberlakuan itu.
Informasi yang kami dapat, ada judicial review. Kami masih menunggu kepastiannya saja,” ujar Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten TulungagungAgus Pamungkas, Jumat (19/1/2024).

B1000212 Cover tempat karaoke di jakarta selatan Bapenda Tulungagung Antisipasi Kenaikan Pajak Hiburan 40-75 Persen, Warkop Karaoke Bakal Terdampak?

Menurut Agus Pamungkas, Bapenda akan mempersiapkan payung hukum berupa peraturan bupati (Perbup) untuk menyesuaikan ketentuan secara nasional.

Jika aturan itu resmi disahkan, pihaknya akan menggunakan ketentuan tarif minimal, yaitu 40 persen.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus yakin, pihaknya berharap para pelaku usaha hiburan di Tulungagung juga terlindungi dengan baik.

Baca Juga :  Pelipatan Surat Suara Telah Usai,KPU Tulungagung: Ada 1.918 Surat Suara Rusak

“Kalau di Tulungagung jumlahnya tidak banyak, tidak sampai 10. Tapi meskipun sedikit, tetap wajib kita payungi,” katanya.

Sebelumnya Pemkab Tulungagung mengenakan pajak 15 persen untuk tempat hiburan.

Pengenaan tarif berlaku untuk diskotek, karaoke dan tempat spa.

Secara umum rencana kenaikan pajak ini belum menimbulkan reaksi, karena belum ada eksekusi.

“Secara aturan sebenarnya mulai bulan ini. Tapi masih ada penolakan, kami tetap menggunakan 15 persen,” tegas Agus.

Pajak baru ini akan diberlakukan pada usaha tempat hiburan besar yang sudah mengantongi izin.

Di Kabupaten Tulungagung, tumbuh subur warung kopi (warkop) yang dilengkapi layanan karaoke

Baca Juga :  Masih Bandel, Puluhan APK Langgar Aturan di Pagar GOR Lembupeteng Tulungagung Dicopoti

Warkop karaoke ini tumbuh subur di hingga ke wilayah perdesaan.

Ada yang menawarkan tarif per lagu, ada pula yang seperti tempat karaoke profesional, dengan tarif per jam.

Bahkan tidak sedikit yang juga menyediakan pemandu lagu.

Keberadaan warkop karaoke menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dengan dana cekak, namun ingin berkaraoke.

Meski termasuk tempat hiburan, Bapenda belum mengenakan pajak kepada warkop karaoke.

“Warkop karaoke kan masih semacam UMKM di Tulungagung. Mereka gak termasuk yang dikenakan pajak ini,” pungkas Agus

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB