Bagaimana sebenarnya kronologi wanita terlindas KA Gajayana

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 November 2023 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-perempuan berinisial RBT, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri terlindas KA Gajayana Rabu (15/11) pagi. Diketahui masinis telah membunyikan bel peringatan berulang kali, bukannya menjauhkan diri korban justru tiduran di perlintasan kereta api hingga akhirnya terlindas.

IMG 6043 Bagaimana sebenarnya kronologi wanita terlindas KA Gajayana

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, peristiwa ini bermula saat KA Gajayana melaju dari utara bertujuan ke Stasiun Tulungagung. Ketika tiba di perlintasan KM 158+6 dan KM 158+7, terlihat seseorang berdiri di tepian rel. “KA Gajayana ini dari utara menuju Stasiun Tulungagung,” jelasnya kemarin (15/11).

Mendapati hal tersebut, bel peringatan pun berulang kali dibunyikan oleh masinis kereta api jurusan Malang-Gambir tersebut. Naas, bukannya pergi menjauh, perempuan tersebut justru tiduran di rel kereta api.

“Saat masuk wilayah Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, ada orang berdiri di tepi rel dan sudah diperingatkan masinis,” ucapnya.

Masinis KA Gajayana sempat menarik tuas rem darurat setelah melihat apa yang dilakukan korban. Sayangnya upaya pengereman gagal akibat jarak antara korban dan KA sudah sangat dekat. Alhasil, korban langsung terlindas ban baja KA Gajayana.

 

KA Gajayana sempat berhenti beberapa saat untuk melaporkan kejadian tersebut ke Stasiun Tulungagung. Yang mana laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kedungwaru. Setibanya petugas di lokasi, diketahui korban sudah dalam kondisi tubuh terpotong.

Baca Juga :  Langkah Kecil, Dampak Besar: Kecamatan Bandung Tulungagung Beralih ke Buku Tamu Digital

“Saat petugas Polsek Kedungwaru tiba bersama Tim Inafis Polres Tulungagung, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” paparnya.

Petugas pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pada olah TKP, petugas tidak menemukan adanya kartu identitas korban dan hanya mendapatkan adanya sepeda motor di dekat rel tersebut. Sementara korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak untuk menjalani pemulasaran jenazah.

Setelah penyelidikan, diketahui korban merupakan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. “Kami belum tahu apa motif korban nekat mengakhiri hidupnya, kasus ini masih dalam proses penyelidikan,”.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI
33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:09 WIB

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:45 WIB

Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB