AZMEDIA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (2/1) dengan kinerja positif dan ditutup di level 8.748. Pada penutupan sesi, indeks utama pasar saham domestik tersebut tercatat menguat 101,19 poin, atau setara dengan kenaikan 1,17 persen dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya.
Aktivitas transaksi di pasar saham terpantau cukup solid. Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp22,24 triliun, dengan total volume perdagangan sebanyak 51,13 miliar saham yang berpindah tangan sepanjang sesi perdagangan.
Dari sisi pergerakan emiten, mayoritas saham berhasil ditutup di zona hijau. Tercatat sebanyak 479 saham mengalami penguatan, sementara 200 saham melemah. Adapun 131 saham lainnya bergerak stagnan hingga akhir perdagangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara sektoral, pasar juga menunjukkan sentimen yang cenderung positif. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak sembilan sektor mencatatkan kenaikan, dengan sektor transportasi menjadi pendorong utama setelah melonjak hingga 6,37 persen.
Sentimen positif tidak hanya datang dari dalam negeri. Pergerakan bursa saham di kawasan Asia juga mayoritas berada di zona penguatan. Indeks Straits Times di Singapura tercatat naik 0,30 persen, disusul Hang Seng Composite di Hong Kong yang melesat 2,76 persen. Sementara itu, Shanghai Composite di China menguat tipis sebesar 0,09 persen. Berbeda dengan bursa Asia lainnya, indeks Nikkei 225 Jepang terpantau bergerak datar dan belum menunjukkan perubahan signifikan dari perdagangan sebelumnya.
Kondisi serupa juga terlihat di pasar saham Eropa, di mana indeks-indeks utama bergerak searah di zona hijau. Indeks DAX Jerman menguat 0,43 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris naik 0,87 persen.
Namun demikian, sentimen berbeda justru terlihat di pasar saham Amerika Serikat. Bursa Wall Street terpantau bergerak melemah secara serentak, dengan indeks S&P 500 turun 0,74 persen, Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,63 persen, dan NASDAQ Composite melemah 0,76 persen.













