Antisipasi Gesekan Simpatisan Silat, Polisi Lakukan Penyekatan di Perbatasan Kediri

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Juni 2023 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri–AZMedia.co.id.Polres Kediri, Polda Jatim bersama Polsek jajaran melaksanakan penyekatan di daerah perbatasan Kabupaten Kediri dalam rangka harkamtibmas serta antisipasi simpatisan silat yang mengikuti giat Pencak Dor di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Festival Beladiri Nusantara Kejuaraan Pencak Dor Profesional Indonesia Seri IV Tahun 2023 yang digelar di GOR Joyoboyo Kota Kediri selama dua hari yakni hari Jum’at (2/6/2023) dan Sabtu (3/6/2023) tersebut mendapat perhatian khusus dari pihak Kepolisan.

Perebutan Sabuk Jawara Dankorps Brimob ini dimeriahkan kurang lebih 5.000 penonton dari berbagai daerah, untuk itu dibutuhkan pengamanan ekstra bagi seluruh peserta maupun penonton yang hadir.

Dalam hal ini, Polres Kediri mendapat dukungan BKO 1 SSK pasukan Brimob dari Malang yang terjun langsung membantu tugas anggota Polres Kediri untuk bekerja sama menjaga kondusifitas wilayah dan meminimalisir kerawanan.

Berkaca dari pengalaman, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K. melalui Kasi Humas AKP Uji Langgeng menuturkan, penyekatan bertujuan untuk mencegah potensi kerusuhan atau gangguan keamanan lainnya yang mungkin timbul akibat pertemuan kelompok pencak silat yang berbeda.

“Kami lakukan patroli dan pemantauan jalur mobilitas simpatisan pencak silat sebagai langkah awal antisipasi kerawanan, khususnya di wilayah Kabupaten Kediri,” kata Kasi Humas, (3/6/2023).

Baca Juga :  Penemuan Kerangka Manusia yang Dicor Disebuah Kamar

Dirinya mengungkapkan bahwa hal ini telah dilaksanakan selama dua hari berturut-turut terhitung sejak upacara pembukaan hingga seluruh rangkaian kegiatan usai.

Berikut beberapa lokasi yang menjadi titik penyekatan yaitu jembatan Wijaya Kusuma Desa Banggle Kecamatan Ngadiluwih, simpang tiga Mengkreng Kecamatan Purwoasri, simpang empat Kecamatan Papar, dan simpang tiga Tepus Kecamatan Ngasem.

Disana dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan R4 dan R2 juga barang bawaan para pengguna jalan yang melintas guna memastikan tidak ada senjata tajam atau benda-benda berbahaya lainnya yang dibawa masuk ke wilayah Kabupaten Kediri.
Alhamdulillah hingga acara usai situasi aman terkendali.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB