Perwakilan pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan Sarasehan HIV dan AIDS di BLK Nganjuk

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk AZMEDIA.CO.ID .Rentan Tertular HIV/AIDS, KPAD Nganjuk Gelar Sarasehan untuk Pelajar SMA/SMK/MA
Data komulatif per Maret 2023 tercatat sebanyak 2.153 kasus HIV/AIDS dan 5,1 persennya adalah kelompok usia anak dan remaja.FB IMG 16842185941003905 Perwakilan pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Nganjuk mengikuti kegiatan Sarasehan HIV dan AIDS di BLK Nganjuk

Sebagai upaya menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Nganjuk dari bahaya penyebaran virus HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan sarasehan HIV dan AIDS bagi para pelajar SMA/ SMK/ MA di BLK Nganjuk, Senin (15/5/2023).

Hadir mewakili Bupati Nganjuk sekaligus memberikan sambutan, Sekda Kabupaten Nganjuk Nur Solekan didampingi Sekretaris Dinkes dr. Laksmono Pratignjo beserta Anggota KPAD Kabupaten Nganjuk dan narasumber.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Nganjuk tersebut, dijelaskan bahwa kasus penularan HIV/AIDS di Kabupaten Nganjuk masih cukup tinggi. Dan tersebar luas di seluruh Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Nganjuk.

“Data komulatif mencatat sebanyak 2.153 kasus per Maret 2023,” tutur Nur Solekan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPAD Kabupaten Nganjuk tersebut.

Baca Juga :  Polres Nganjuk Amankan 2 Orang Pelaku Penganiayaan, Korban Alami Luka Gores Pecahan Botol

Nur Solekan mengimbau kepada seluruh peserta yang terdiri dari pelajar SMA/ SMK/ MA di Kota Bayu tersebut untuk selalu menjaga pergaulan. Dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan agar terhindar dari penyakit berbahaya tersebut.

“Jaga almamater kita, jaga keluarga kita dan jaga pergaulan kita. Karena yang bisa menjaga diri kita adalah kita sendiri. Mari kita bersama-sama menjaga diri kita masing-masing. Patuhi orang tua dan Bapak/Ibu Guru agar kita terjaga kehormatan diri kita,” tambahnya.

“Godaan semakin tinggi dan banyak. Maka dari itu antara laki-laki dan perempuan agar saling menjaga. Bergaullah secara sehat dan sesuai amanat agama kita masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu dalam laporannya, Pengelola Program KPAD Kabupaten Nganjuk Anang Junaidi yang juga sebagai Ketua Panitia Acara menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan sarasehan HIV dan AIDS dengan sasaran para pelajar SMA/ SMK/ MA di Kota Bayu tersebut.

“Rentannya penularan HIV/AIDS usia anak dan remaja yakni sebanyak 5,1 persen dari total 2.153 kasus di Kabupaten Nganjuk,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Probolinggo Kota Ajak Calon Legeslatif Cegah Pelanggaran Pemilu 2024

(Penandatanganan 3 (tiga) poin komitmen bersama menjauhi pergaulan bebas, tidak melakukan tindakan yang mengarah pada penyalahgunaan NAPZA, menjaga kehormatan diri, keluarga dan almamater)

Anang Junaidi menuturkan rentannya penularan HIV/AIDS dari kelompok anak dan remaja tersebut dikarenakan masih rendahnya pengetahuan dan informasi tentang bahaya penularan HIV/AIDS pada remaja usia sekolah.

“Kami berharap kelompok anak dan remaja menjadi lebih sehat, waspada terhadap penularan dan terlibat aktif memberikan informasi kepada teman-temannya tentang HIV/AIDS,” tuturnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan 3 (tiga) poin komitmen bersama. Yakni menjauhi pergaulan bebas, tidak melakukan tindakan yang mengarah pada penyalahgunaan NAPZA. Dan menjaga kehormatan diri, keluarga dan almamater. Lalu penyampaian materi oleh narasumber.

Sebagai informasi, acara sarasehan HIV dan AIDS dengan tema ‘Selamatkan Generasi Muda dari HIV/ AIDS untuk Nganjuk Lebih Sehat’ tersebut diikuti sebanyak 200 pelajar perwakilan SMA/ SMK/ MA se-Kabupaten Nganjuk.(wndo)

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional
Dari Hobi Ngopi Jadi Cuan: Coffee Shop Rumahan Pasutri Blitar Laris via Medsos
Simpang Muning Mojoroto Rawan, Kecelakaan Beruntun Bus Harapan Jaya Dorong Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB

Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:08 WIB

Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB