33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA | Tulungagung — Perjalanan membangun usaha tidak selalu dimulai dari kondisi ideal. Hal itu dirasakan betul oleh pendiri 33 Coffee & Go, salah satu pelaku usaha kopi lokal di Kabupaten Tulungagung, yang kini usahanya perlahan dikenal masyarakat.

Usaha kedai kopi tersebut lahir dari keberanian mengambil risiko di tengah keterbatasan. Pada awal berdiri, konsep usaha yang diusung sempat diragukan. Lokasi dinilai kurang strategis, persaingan usaha kopi cukup ketat, dan modal yang dimiliki terbatas. Namun, keyakinan untuk terus berjalan membuat usaha tersebut tetap bertahan.

Nama “33” yang digunakan bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan hidup dan pengingat untuk tetap konsisten melangkah, meski berada dalam kondisi sulit. Dari hari ke hari, pemilik usaha terus memperbaiki kualitas produk, pelayanan, serta membangun kedekatan dengan pelanggan.

Seiring waktu, 33 Coffee & Go mulai menemukan pasarnya. Tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, kedai ini juga berkembang sebagai ruang interaksi anak muda dan masyarakat sekitar. Kehadirannya turut menggerakkan roda ekonomi kecil, mulai dari pemasok bahan baku hingga tenaga kerja lokal.

Pemilik 33 Coffee & Go mengakui bahwa tantangan tidak pernah benar-benar hilang. Namun, konsistensi, kesediaan belajar, dan keberanian untuk beradaptasi menjadi kunci utama menjaga usaha tetap berjalan. Baginya, usaha bukan semata soal keuntungan, tetapi proses panjang membangun kepercayaan.

Baca Juga :  Internet Aceh Pulih 73 Persen, Listrik Masih Terganggu

Kisah 33 Coffee & Go menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari langkah besar. Dari usaha kecil yang dijalani dengan ketekunan, tumbuh harapan dan peluang baru. Di tengah persaingan dan tekanan ekonomi, cerita ini menjadi inspirasi bahwa kerja keras dan kesabaran masih memiliki tempat dalam dunia usaha lokal.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi
Belanja Lokal, Dampak Besar: Pasar Senggol Bangoan Gerakkan UMKM Kuliner Tradisional

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB