Dari Kejadian Keracunan ke Aksi Cepat: Sekolah Perketat SOP MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG — Insiden gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi momentum evaluasi di lingkungan sekolah. SMK Sore Tulungagung bersama pihak terkait bergerak cepat melakukan penanganan medis sekaligus memperketat prosedur agar kejadian serupa tidak terulang.

Sejumlah siswa yang mengalami keluhan seperti mual, sakit perut, muntah, hingga diare segera mendapat penanganan dan dirawat di fasilitas kesehatan. Langkah cepat ini dinilai penting untuk mencegah kondisi memburuk dan memastikan siswa tertangani sesuai prosedur.

Baca Juga :  Hajar Deltras, Persedikab Juarai Piala Soeratin 2023 dan Wakili Jawa Timur di Tingkat Nasional

Selain penanganan korban, sekolah menekankan perlunya pembenahan di sisi pencegahan. Evaluasi diarahkan pada titik-titik rawan, mulai dari distribusi makanan, waktu pembagian, penyimpanan, hingga kebersihan dan standar mutu menu. Pihak terkait juga melakukan penelusuran asal makanan serta mengumpulkan informasi lapangan sebagai bahan pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke depan, penguatan SOP akan difokuskan pada langkah praktis di sekolah, seperti pencatatan jam datang makanan, pengecekan kondisi kemasan dan aroma, penyimpanan sesuai standar, serta mekanisme pelaporan cepat jika muncul keluhan. Sekolah juga mendorong koordinasi yang lebih ketat dengan penyedia dan layanan kesehatan agar pengawasan berjalan berlapis.

Baca Juga :  Habib Luthfi Puji Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres: Pilihan Tepat

Peristiwa ini menegaskan bahwa program gizi harus berjalan beriringan dengan keamanan pangan. Dengan respon cepat, evaluasi terbuka, dan SOP yang diperkuat, sekolah memiliki peluang mengubah kejadian menjadi pelajaran—demi memastikan MBG tetap bermanfaat dan aman bagi siswa.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB