AZMEDIA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 untuk 38 daerah di Jawa Timur. Keputusan tersebut ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan berlaku mulai 1 Januari 2026.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, wilayah yang berada di kawasan industri atau ring 1 Jawa Timur masih mendominasi posisi teratas. Kota Surabaya kembali menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur.
Sementara itu, sejumlah kabupaten di wilayah tapal kuda dan Madura masih berada di kelompok UMK terendah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar UMK 2026 di 38 Kabupaten/Kota Jawa Timur:
-
Kota Surabaya – Rp5.288.796
-
Kabupaten Gresik – Rp5.195.401
-
Kabupaten Sidoarjo – Rp5.191.541
-
Kabupaten Pasuruan – Rp5.187.681
-
Kabupaten Mojokerto – Rp5.176.101
-
Kabupaten Malang – Rp3.802.862
-
Kota Malang – Rp3.736.101
-
Kota Pasuruan – Rp3.555.301
-
Kota Batu – Rp3.562.484
-
Kabupaten Jombang – Rp3.320.770
-
Kabupaten Tuban – Rp3.229.092
-
Kota Mojokerto – Rp3.208.556
-
Kabupaten Lamongan – Rp3.196.328
-
Kabupaten Probolinggo – Rp3.164.526
-
Kota Probolinggo – Rp3.045.172
-
Kabupaten Jember – Rp3.012.197
-
Kabupaten Banyuwangi – Rp2.989.145
-
Kota Kediri – Rp2.742.806
-
Kabupaten Bojonegoro – Rp2.685.983
-
Kabupaten Kediri – Rp2.651.603
-
Kota Blitar – Rp2.639.518
-
Kabupaten Tulungagung – Rp2.628.190
-
Kota Madiun – Rp2.588.794
-
Kabupaten Lumajang – Rp2.578.320
-
Kabupaten Blitar – Rp2.567.744
-
Kabupaten Nganjuk – Rp2.564.627
-
Kabupaten Ngawi – Rp2.556.815
-
Kabupaten Magetan – Rp2.553.866
-
Kabupaten Sumenep – Rp2.553.688
-
Kabupaten Madiun – Rp2.553.221
-
Kabupaten Bangkalan – Rp2.550.274
-
Kabupaten Ponorogo – Rp2.549.876
-
Kabupaten Trenggalek – Rp2.530.313
-
Kabupaten Pamekasan – Rp2.528.004
-
Kabupaten Pacitan – Rp2.514.892
-
Kabupaten Bondowoso – Rp2.496.886
-
Kabupaten Sampang – Rp2.484.443
-
Kabupaten Situbondo – Rp2.483.962
Dengan penetapan ini, Surabaya kembali menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur, sementara Situbondo menempati posisi terendah. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan pekerja agar kebijakan ini dapat diterapkan secara optimal.













