Internet Aceh Pulih 73 Persen, Listrik Masih Terganggu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA — Proses pemulihan layanan internet di Aceh menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa hari terakhir. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa tingkat pemulihan jaringan kini telah mencapai sekitar 73,5 persen, meskipun pasokan listrik masih menjadi kendala utama di sejumlah lokasi yang belum kembali beroperasi normal.

Meutya menjelaskan, kondisi jaringan di provinsi lain di Sumatra relatif lebih stabil. Di Sumatera Barat, hampir seluruh menara base transceiver station (BTS) telah kembali aktif dengan tingkat operasional mendekati 99 persen. Sementara di Sumatera Utara, capaian pemulihan BTS berada di kisaran 97 hingga 98 persen.

Adapun di Aceh, lonjakan pemulihan terjadi dalam rentang waktu singkat. Dalam kurun satu hari, tingkat BTS yang kembali mengudara meningkat signifikan dari kisaran 50 persen menjadi lebih dari 73 persen. Menurut Meutya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan para operator telekomunikasi.

Meski demikian, sejumlah wilayah masih terdampak gangguan layanan, di antaranya Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues. Pemerintah berharap pemulihan jaringan akan terus bergerak naik seiring percepatan penanganan di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengungkapkan bahwa persoalan kelistrikan menjadi hambatan terbesar dalam proses pemulihan jaringan di Aceh. Ia menyebut banyak infrastruktur transmisi listrik, termasuk menara SUTET, yang mengalami kerusakan parah dan belum dapat difungsikan kembali.

Selain itu, integrasi dengan pembangkit listrik setempat juga belum sepenuhnya pulih. Hingga saat ini, masih terdapat beberapa pembangkit yang belum dapat beroperasi normal. Gangguan juga terjadi pada jalur transportasi jaringan, di mana sejumlah kabel serat optik mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor.

Baca Juga :  Dari Kota Marmer ke Pasar Nasional: Perajin Tulungagung Naik Kelas

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Telkomsel bersama pemangku kepentingan terkait menerapkan berbagai langkah percepatan, mulai dari pemanfaatan genset sebagai sumber listrik sementara hingga penggunaan teknologi satelit dan penyiapan jalur alternatif kabel bawah laut.

Sebelumnya, pada pertengahan Desember, Meutya menyatakan bahwa pemulihan jaringan di Aceh masih berada di angka 50 persen. Namun, dari sisi infrastruktur, perbaikan menara BTS saat itu telah mencapai sekitar 87 persen, sehingga menjadi dasar percepatan pemulihan layanan dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan akan terus mengawal pemulihan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di wilayah-wilayah terdampak bencana, guna memastikan akses komunikasi masyarakat kembali normal secara bertahap.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB