Per 5 Januari 2025, Tarif Tol Bandara Soetta Alami Kenaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA – Jasa Marga akan memberlakukan penyesuaian tarif pada ruas Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo atau yang lebih dikenal sebagai Tol Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Kebijakan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB.

Penyesuaian tarif ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1325/KPTS/M/2025 tertanggal 25 November 2025, yang mengatur penetapan golongan kendaraan bermotor sekaligus penyesuaian tarif tol pada ruas Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo.

Manajemen Jasa Marga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pengelolaan jalan tol secara berkelanjutan. Penyesuaian tarif dinilai penting untuk memberikan kepastian pengembalian investasi bagi Badan Usaha Jalan Tol sesuai dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan, sekaligus mendukung iklim investasi infrastruktur jalan tol di Indonesia agar tetap kondusif.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain aspek investasi, penyesuaian tarif juga diarahkan untuk mempertahankan serta meningkatkan tingkat layanan (level of services) kepada pengguna jalan. Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, terutama pada ruas tol strategis yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi.

Baca Juga :  Kontroversi Data Belanja Iklan Nasional di HPN 2023

Sebagai akses utama menuju bandara terbesar di Indonesia, Jalan Tol Sedyatmo memiliki peran vital dalam sistem jaringan jalan tol nasional. Ruas ini berfungsi sebagai simpul penghubung sejumlah jalan tol utama, di antaranya Cawang–Tomang–Pluit, Cawang–Tanjung Priok–Pluit, Jalan Tol Lingkar Barat (JORR W1), serta Cengkareng–Batuceper–Kunciran (JORR II).

Tingginya tingkat mobilitas pada ruas tol tersebut tercermin dari volume lalu lintas sepanjang Januari hingga Desember 2025, yang mencapai 79.635.889 kendaraan. Angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang cepat, efisien, dan andal menuju wilayah Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta.

Adapun penyesuaian tarif tol yang akan mulai berlaku pekan depan dibedakan berdasarkan golongan kendaraan. Untuk Golongan I, tarif ditetapkan sebesar Rp8.500 dan tidak mengalami perubahan. Sementara Golongan II dan III mengalami penyesuaian menjadi Rp11.500 dari sebelumnya Rp11.000. Selanjutnya, Golongan IV dan V masing-masing dikenakan tarif Rp12.500, naik dari tarif sebelumnya Rp12.000.

Baca Juga :  Hilang Setelah Nyoblos, Warga Banjarejo Tulungagung Ditemukan Tewas di Sungai

Di sisi lain, Jasa Marga juga menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, perusahaan terus melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas layanan operasional dan pemeliharaan. Pada aspek lalu lintas, dilakukan peningkatan sistem transaksi dengan memodifikasi Gerbang Semi Otomatis (GSO) menjadi Gerbang Tol Otomatis (GTO) guna memperlancar arus kendaraan.

Selain itu, perusahaan juga melakukan peremajaan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari hydrant, papan nama gerbang tol, hingga renovasi ruang server. Upaya peningkatan keselamatan dan kelancaran lalu lintas turut diperkuat melalui penambahan sarana pengaturan lalu lintas, seperti rubber cone dan water barrier.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB