Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AZMEDIA.CO.ID – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mendukung penuh pendirian Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Kediri. Bentuk dukungan yang diberikan Pemkab Kediri yakni menyediakan lahan seluas 7,6 hektar di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, untuk pembangunan sekolah tersebut.

Dukungan Pemkab Kediri untuk Sekolah Rakyat

Dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025), Mas Dhito menyampaikan bahwa Pemkab Kediri tidak hanya memberikan fasilitas sementara, tetapi juga menyiapkan lahan pembangunan agar sekolah rakyat bisa beroperasi secara permanen.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah rakyat ini program yang digagas Presiden Prabowo Subianto, dan tentunya kami di tingkat kabupaten memberikan dukungan. Bentuk dukungan Pemkab Kediri hari ini adalah menyediakan tempat,” ucap Mas Dhito.

Untuk saat ini, angkatan pertama Sekolah Rakyat Menengah Atas 24 Kediri menempati Gedung Balai Pengembangan Kompetensi (BPK) ASN milik Pemkab Kediri di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.

Baca Juga :  Bebas Pajak 2026: Ini 5 Sektor Padat Karya yang Paling Diuntungkan

Mas Dhito berharap pembangunan gedung baru dapat selesai sehingga bisa ditempati pada tahun kedua operasional sekolah rakyat.

Pendidikan Gratis untuk 100 Siswa Tidak Mampu

Sebanyak 100 siswa angkatan pertama merupakan warga Kabupaten Kediri dari keluarga kurang mampu. Mereka akan mendapatkan pendidikan gratis serta fasilitas asrama yang dijamin oleh pemerintah pusat dan Pemkab Kediri.

“Bapak ibu tidak usah khawatir karena program sekolah rakyat ini akan saya kawal sepenuhnya. Pesan saya bagi para siswa, belajar yang rajin dan angkat derajat keluarga,” ujar Mas Dhito.

Salah satu siswa, Andika Dava Dwi Prasetya, mengaku bersyukur dapat bersekolah di program ini.

“Harapannya, keluar dari sekolah rakyat bisa jadi anak yang sukses dan bisa membanggakan orang tua,” tutur siswa asal Desa Srumbung, Kecamatan Ngadiluwih.

Baca Juga :  Harga BBM Bakal Naik 1 Maret 2024

Fokus pada Pencegahan Bullying dan Pendidikan Seks Dini

Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga menekankan pentingnya pencegahan bullying dan pendidikan seks usia dini di lingkungan sekolah. Menurutnya, hal itu menjadi bagian penting dari pengasuhan siswa agar mereka terlindungi dari perundungan maupun perilaku seks bebas.

“Sosialisasi bullying dan pendidikan seks di usia dini itu perlu sekali menurut saya,” tegasnya.

Selain itu, di hari pertama masuk sekolah, pemerintah juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh siswa sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit, mengingat mereka tinggal di asrama.

Harapan untuk Masa Depan Pendidikan Kediri

Dengan adanya dukungan penuh dari Pemkab Kediri, program sekolah rakyat ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Mas Dhito menegaskan, pendidikan berkualitas harus dapat dinikmati seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI
33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:09 WIB

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB