PDAM Tulungagung Alami 70 Kasus Pipa Distribusi Rusak di Tahun 2023, ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Maret 2024 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Sepanjang tahun 2023, Perumda Air Minum Tirta Cahya Agung Tulungagung atau PDAM Tulungagung menangani 70 kasus kerusakan pipa distribusi miliknya lantaran berbagai masalah.
Hal itu membuat PDAM Tulungagung mengeluarkan ratusan juta untuk memperbaiki pipa kerusakan distribusi yang rusak tersebut.
Rusak1 2296130887 PDAM Tulungagung Alami 70 Kasus Pipa Distribusi Rusak di Tahun 2023, ini Penyebabnya

Direktur Utama (Dirut), Perumda Air Minum Tirta Cahya Agung Tulungagung, Joko Purnomo mengatakan, pada tahun 2023 kemarin PDAM Tulungagung rutin melakukan perawatan pipa distribusi miliknya.

Perawatan itu tidak lain karena pipa distribusi tersebut mengalami kerusakan yang menyebabkan kebocoran air.

Akibat dari kebocoran pipa itu, membuat PDAM Tulungagung kehilangan air yang biasa didistribusikan kepada para pelanggannya, sehingga menyebabkan layanan air sedikit terhambat.

Terkait kerusakan pipa tersebut, ungkap Joko, sebenarnya dikarenakan berbagai faktor seperti pipa yang sudah berusia lama, mengingat masih banyak pipa distribusi yang sudah ada sejak tahun 1984.

Selain itu, kerusakan juga bisa disebabkan karena human error seperti pemasangan bendera yang mengenai pipa.

Kemudian, kerusakan pada pipa distribusi milik PDAM juga bisa disebabkan karena pipa crossing di jalan yang kerap dilalui kendaraan berat, sehingga menyebabkan pipa ambles.

Meski demikian, kerusakan seperti itu masih tergolong wajar yang mana tidak terlalu memberatkan petugas saat proses perbaikan.

“Biasanya paling banyak kerusakan itu terjadi pada bulan Agustus, karena pada saat itu banyak pemasangan bendera atau umbul-umbul dan tanpa sengaja saat menancapkan terlalu dalam hingga mengenai pipa distribusi kami,” ungkapnya.

Meski demikian, sebenarnya dalam satu tahun, pihaknya menganggarkan dana untuk perbaikan pipa distribusi tersebut senilai Rp 200 juta pertahun.

Menurut Joko, selain perawatan akibat kerusakan pipa distribusi, pada tahun 2023 kemarin pihaknya juga melakukan peremajaan pipa untuk memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan.

Diketahui, peremajaan pipa ini dilakukan di Kecamatan Rejotangan dari pipa berbahan ACP diganti berbahan PVC.

“Di Rejotangan itu tingkat kebocoran pipanya sangat tinggi karena usianya sudah sangat tua. Ditambah lagi sparepartnya juga sudah tidak ada dan perawatannya sangat mahal, sehingga kami memutuskan untuk menggantinya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB