Tulungagung Kembali Dapat Jatah Kuota Transmigrasi, Simak ini Daerah Tujuannya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Maret 2024 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, AZMEDIA.CO.ID – Kabupaten Tulungagung dimungkinkan mendapat jatah program transmigrasi pada tahun 2024, setelah beberapa tahun sebelumnya gagal diberangkatkan.
Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Tulungagung masih menunggu tujuan transmigrasi kali ini. Jatah kuota transmigrasi ini diberikan kepada warga Kabupaten Tulungagung yang ingin berpartisipasi.
Transmigrasi2 1292020276 Tulungagung Kembali Dapat Jatah Kuota Transmigrasi, Simak ini Daerah Tujuannya
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan, pihak Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kembali memberikan jatah kuota transmigrasi bagi warga Tulungagung yang ingin berpartisipasi.

Diketahui jatah kuota transmigrasi pada tahun 2024 ini hanya sebanyak dua kuota saja atau dua keluarga yang bersedia untuk mengikuti program ini.

Hanya saja, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut terkait daerah mana yang akan menjadi sasaran program transmigrasi ini.

“Kemarin kami sudah berkomunikasi dengan Kemeterian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, informasinya kita dapat kuota transmigrasi, tetapi untuk tujuannya kemana masih belum tahu,” kata Agus Santoso, Jumat (22/3/2024).

Baca Juga :  239 Desa di Tulungagung Terima Pencairan DD, Ini Peruntukannya

Pada program transmigrasi kali ini, ungkap Agus, pihaknya sempat mengusulkan dua opsi daerah untuk menjadi sasaran program transmigrasi tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua daerah yang diusulkan itu yakni Provinsi Lampung Pulau Sumatera atau di Kota/Provinsi Bengkulu di pulau Sumatera.

Hanya saja, keputusan untuk menentukan daerag tujuan program transmigrasi sendiri merupakan kewenangan pihak kementerian, sehingga pihaknya memilih untuk menunggu keputusan. Meski demikian, pihaknya berharap jika daerah usulan tersebut bisa dipenuhi oleh Kementerian.

“Pertimbangan kami disana karena dua daerah itu masih welcome dengan adanya pendatang, dibanding dengan daerah tujuan program transmigrasi sebelumnya yakni di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Pada tahun 2022-2023 silam, Agus menyebut, pemerintah pusat sempat mengadakan program transmigrasi dengan tujuan Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Pada program ini, Kabupaten Tulungagung juga mendapat dua kuota yang mana kuota itu sudah terpenuhi dan siap diberangkatkan.

Baca Juga :  Kematian Balita Tulungagung Janggal, Polisi Lakukan Autopsi

Namun sampai akhir tahun 2023, program trasnmigrasi tersebut tidak kunjung dilaksanakan dimana para peserta tetap tidak diberangkatkan.

Hal itu dikarenakan terjadi konflik antara pemerintah dan warga setempat yang menolak adanya progran transmigrasi tersebut.

“Kota Mamuju itukan berseberangan dengan ibu kota negara (IKN) di Kalimatan, sehingga masyarakat disana ingin menguasai wilayah mereka sepenuhnya tanpa campur tangan pendatang,” pungkasnya.

Terkait persyaratan untuk mengikuti program transmigrasi, Agus menjelaskan jika program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masih bisa bekerja.

Pasalnya, tujuan dari program ini merupakan jawaban bagi masyarakat yang merasa kesulitan bekerja di Tulungagung.

Selain itu, peserta yang ingin mengikuti progran ini haruslah sudah berkeluarga dengan batasan usia tertua maksimal 50 tahun.
Kemudian, para peserta yang sudah mendaftar akan dilakukan proses seleksi terlebih dahulu, dimana setelah seleksi, mereka yang terpilih akan diberi pelatihan.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI
33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:09 WIB

LAMBAN SEPERTI SIPUT, OKNUM Polsek Kedungwaru DINILAI GAGAL AMANKAN TKP TABRAK LARI

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB