Jembatan Penghubung Antar Desa Di Kalidawir Putus Usai Di Terjang Arus Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Derasnya air sungai di Desa/Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, membuat jembatan alternatif penghubung desa putus total. Akibatnya akses desa lumpuh dan warga terpaksa mengambil jalur memutar untuk mendapatkan akses antar desa.
Kepala Desa Kalidawir, Sujarwo mengatakan, jembatan putus yang ada di Desa/Kecamatan Kalidawir putus pada Jumat (15/3/2024).

jembatan kalidawir tulungagung nyaris runtuh Jembatan Penghubung Antar Desa Di Kalidawir Putus Usai Di Terjang Arus Sungai

Jembatan dengan ukuran panjang 15 meter dan lebar 2 meter itu putus akibat tidak mampu menahan derasnya aliran sungai yang mengalir.

Derasnya air sungai ini terjadi lantaran beberapa hari terakhir wilayah tersebut alami hujan deras dengan intensitas tinggi. Tentu hal ini membuat pondasi jembatan terkikis sehingga membuat jembatan tersebut ambruk.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa hari sebelum jembatan itu roboh memang kerap hujan deras dan air sungainya tinggi serta arusnya deras. Hingga pada Jumat (15/3/2024) jembatan itu roboh,” jelasnya, Minggu (17/3/2024).

Baca Juga :  Satu Petugas Linmas Meninggal Dunia,Usai Menjaga Keamanan Pemilu 2024 di Tulungagung

Putusnya jembatan ini, mengakibatkan akses warga di Desa Kalidawir dan Desa Karangtalun terputus. Biasanya jembatan tersebut digunakan warga sekitar untuk beraktivitas maupun menuju persawahan.

Menurutnya warga terpaksa mengambil jalur memutar agar dapat mengakses wilayah yang dihubungkan oleh jembatan tersebut.

Mendapati hal ini, pihaknya melaporkan rubuhnya jembatan ke BPBD Tulungagung. Tujuannya agar mendapatkan penanganan maupun asesmen pasca peristiwa jembatan roboh. Kendati demikian, robohnya jembatan ini mengakibatkan kerugian Rp 300 juta.

“Perekonomian masyarakat di sekitar jembatan itu tentunya terganggu. Untuk kerugian ditaksir senilai Rp 300 juta yang mana awal jembatan itu dibuat menghabiskan anggaran segitu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Banyak Cakada Bermunculan Menjelang Pilkada Tulungagung, Hanura Pilih Wait And See.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi TKP untuk melakukan asesmen.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan tanda peringatan atas terputusnya jembatan tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen, pihaknya membenarkan jika jembatan tersebut terputus akibat pondasi jembatan yang patah usai terkikis arus sungai.

Atas bencana alam ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk penanganan lebih lanjut.

“Karena penanganan jembatan roboh ini bukan ranah kami, sehingga kami koordinasikan dengan Dinas PUPR Tulungagung untuk tindak lanjutnya,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB