Menguak Misteri Pesugihan Nyi Roro Kidul di Pabrik Retjo Pentung, Denny Darko Angkat Bicara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO,ID– Untuk warga Tulungagung pasti sudah sangat familier dengan nama pabrik Retjo Pentung. Pabrik rokok terbesar se-Jawa Timur pada tahun 1980-an itu sekarang tinggal puing-puing bangunan yang tak terawat.
Pabrik Retjo Pentung terletak di Desa Jepun Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung. pabrik Rokok Retjo Pentung didirikan pada tahun  1946 oleh Soemiran Karsodiwirjo.
Banyak berita dan mitos yang menyebar bahwa kesuksesan yang diraih oleh pabrik Retjo Pentung disebabkan oleh pesugihan yang bersangkutan dengan Nyi Roro Kidul.

denhy darko Menguak Misteri Pesugihan Nyi Roro Kidul di Pabrik Retjo Pentung, Denny Darko Angkat Bicara

Menanggapi hal tersebut, Denny Darko angkat bicara terkait berita yang tidak benar mengenai pabrik rokok milik kakeknya itu. Denny Darko adalah cucu dari pendiri pabrik Retjo Pentung dimana Bapaknya Denny merupakan anak ke-4 dari 9 bersaudara.

 

Denny Darko mengatakan bahwa ia sudah sangat mengenal bagian- bagian dari pabrik Retjo Pentung, “sejak kecil umur 8 tahun memang sudah diajak kesitu sampai SMP hampir setiap hari, saya nemenin bapak kerja di kantor,” ungkapnya pada laman Youtube Denny Darko dikutip pada (12/03/2023).

Denny Darko bertanya kepada Kadafi Content Creator Bucin TV mengapa pabrik Retjo Pentung menjadi salah satu tempat yang menurutnya paling angker.

“Karna sebelumnya sudah dapat cerita terkait pabrik ini terlepas dari benar atau salah, katanya pemilik pabrik ini dia melakukan praktek pesugihan Nyi Roro Kidul,” ungkap Kadafi.

Baca Juga :  Kematian Balita Tulungagung Janggal, Polisi Lakukan Autopsi

Denny dengan tenang menjelaskan sebab mengapa banyak rumor yang beredar mengenai pabrik rokok Retjo Pentung milik kakeknya yang saat ini sudah tidak beroperasi lagi,

Denny Darko mengaku selama hidupnya sampai Kakek Denny Darko meninggal ia tidak pernah melihat kakeknya melakukan ritual pesugihan.

Denny juga mengatakan bahwa lukisan besar Nyi Roro Kidul besar yang ada di tempat palereman (bermeditasi) dibuat untuk menghormati penduduk yang berada sekitar Popoh yang masih kental dengan kepercayaan kepada penguasa pantai selatan yakni Nyi Roro Kidul.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB