Bencana Puting Beliung di Tulungagung, Porak-poranda Puluhan Rumah di Desa Tanggung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mendata setidaknya ada 21 rumah warga di Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat terdampak puting beliung pada Sabtu (24/2/2024) lalu. Tak hanya itu, proses asesmen kerusakan rumah juga terus dilakukan oleh BPBD.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Tulungagung, Tofik Priyadi mengatakan, peristiwa angin puting beliung ini terjadi akibat di wilayah Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, terjadi hujan deras disertai angin.
Yang mana sebanyak 21 rumah warga terdampak bencana angin puting beliung tersebut. Diketahui bencana angin puting beliung ini terjadi pada Sabtu (24/2/2024) pukul 21.00 WIB.

Bencana angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga Desa Tanggung Kejatimtimes P0a4639d715de6da0.md Bencana Puting Beliung di Tulungagung, Porak-poranda Puluhan Rumah di Desa Tanggung

Berdasarkan laporan, bagian atap dari puluhan rumah itu berjatuhan diterpa angin kencang. Diketahui atap dari puluhan rumah itu terbuat dari genteng, asbes dan galvalum. Mendapati laporan itu, pihaknya mendatangi rumah terdampak untuk melakukan penanganan.

Baca Juga :  Apresiasi Respon Cepat Pemkab Kediri Tangani Bencana di Mojo, Ketua DPRD Beri Masukan Penting

“Saat kami tiba, kami memberikan bantuan berupa terpal untuk menutup sementara atap yang berlubang dan memberikan bantuan sembako,” kata Tofik Priyadi, Senin (27/2/2024).

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian untuk tindak lanjut dari bencana tersebut, hingga kini pihaknya masih melakukn asesmen tingkat kerusakan dan total bantuan yang diperlukan untuk penanganan rumah terdampak. Yang mana upaya ini dilakukan untuk menyediakan bantuan atap bagi rumah terdampak.

Selain melalui BPBD, pihaknya juga sudah meminta Pemdes setempat agar turut membantu memberikan bantuan material bagi rumah yang terdampak.

Diketahui Pemdes memberikan 10 genteng untuk setiap rumah yang terdampak. Yang mana sisanya akan ditutup oleh BPBD Tulungagung.

“Anggaran untuk bantuan bencana di awal tahun ini sudah terkuras setelah adanya bencana yang sama pada awal bulan Februari 2024 kemarin. Kita masih mengusulkan ke Provinsi dan pusat untuk pemberian bantuan material. Makanya setidaknya pemdes juga bisa membantu,” ucapnya.

Baca Juga :  Setatus Kebencanaan Naik Di Kabupaten Tulungagung,Tulungagung Darurat Bencana

Tak hanya rumah, hujan deras disertai angin kencang ini juga mengakibatkan tanggul sungai jebol. Diketahui tanggul sungai itu jebol selebar 4 meter dengan kondisi air sungai yang surut.

Kemudian untuk penanganan tanggul tersebut, proses penutupan tanggul yang jebol tersebut telah dilakukan sejak Rabu (26/2/2024).

Yang mana pihaknya memastikan penutupan tanggul ini dapat selesai secepatnya agar apabila terjadi hujan, air sungai tidak tumpah ke permukiman warga.

“Hari ini sudah proses penutupam tanggul yang jebol itu, untungnya air sungai sedang surut, tetapi kalau hujan berpotensi naik lagi. Pengerjaan seharusnya selesai hari ini, jadi agar saat hujan, air tidak meluber ke permukiman,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB