Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah perairan di Indonesia.
Akan hal itu, BMKG pun mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 24-25 Februari 2024.
Dalam keterangan resminya, BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Utara-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan 6-20 knot.

6363378bd396c arsip foto gelombang tinggi menerjang bagian wilayah teluk labuan banten 665 374 Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Selat Makassar, Laut Sulawesi, perairan Kep. Sangihe-Talaud, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter di perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan P. Enggano, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa – P. Sumba, Selat Bali – Badung – Lombok – Alas- Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, perairan P. Sawu – P. Rote, Samudra Hindia Selatan NTT, Laut Natuna Utara, perairan Kep. Natuna, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian tengah dan utara, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro – Bitung, perairan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, perairan Kep. Banggai – P. Sula, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat – Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Samudra Pasifik Utara Papua Barat, perairan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Aru, Laut Arafuru.

Baca Juga :  Baru Dilantik, PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno Dapat “PR” Dari Gubernur Jawa Timur

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  25 Rumah di Kabupaten Tulungagung Diterjang Angin Puting Beliung

“Sedangkan untuk gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5 – 4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Banten-NTB, Samudra Pasifik Utara Papua,” tulis BMKG.

Untuk itu, perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, kapal tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, kapal ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tulis BMKG.

Follow WhatsApp Channel azmedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB